Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Senin, 13 Juni 2011

koran terbaru - berita seputar indonesia

koran terbaru - berita seputar indonesia


Gempa Guncang Selandia Baru

Posted: 12 Jun 2011 07:52 PM PDT

Ilustrasi (foto: Reuters)

Gempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) mengguncang kota Christchurch hari ini. Gempa memaksa warga berlari keluar rumah, gedung dan bangunan lainnya.

Gempa juga menyebabkan batu-batu besar berjatuhan dari bukit. Belum ada laporan korban jiwa ataupun kerusakan dalam bencana gempa ini. Media setempat melaporkan warga berlarian di jalanan saat gempa terjadi, sementara pekerja di mal ataupun supermarket langsung dievakuasi setelah gempa mengguncang.

Gempa berkekuatan 5,5 SR tersebut berpusat sekira 10 kilometer sebelah tenggara Christchurch. Sementara pusat kedalaman gempa dilaporkan mencapai 11 kilometer. Demikian diberitakan Reuters, Senin (13/6/2011).

Guncangan gempa yang melanda hari ini, menyebabkan Kota Port Hills dipenuhi dengan batu besar yang longsor dari bukit. Sementara sebagian wilayah timur kota ini dibanjiri oleh air.

Christchurch memang kerap diguncang gempa. Bencana paling parah terjadi empat bulan lalu saat gempa 6,1 SR menyebabkan 181 warga tewas dan memaksa dilakukannya evakuasi besar-besaran dari warga. September tahun lalu kota ini juga dilanda gempa kuat 7,1 SR.

Sumber

Kapolri: Terduga Teroris Berencana Meracuni Polisi

Posted: 12 Jun 2011 07:44 PM PDT

Kapolri : Jenderal Timur Pradopo (foto: Koran sindo)

Kapolri Jendral Timur Pradopo membenarkan bahwa motif terduga teroris yang diciduk di Kemayoran dan Tambora, yaitu untuk meracuni polisi.

Hal tersebut diungkapkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“Demikian hasil pemeriksaan (untuk meracuni polisi). Ada enam orang yang sudah kami tahan,” katanya, Senin (13/6/2011).

Saat ditanya apakah artinya jaringan teroris telah mengubah pola gerak untuk tidak menggunakan peledak dalam melancarkan aksi teror, Kapolri tidak membenarkan.

“Tentunya nanti ada perkembangan yang akan kita sampaikan kepada media dan masyarakat. Insya Allah, bahwa kita bisa antisipasi lebih cepat dalam melakukan penindakan,” tandasnya.

Sebelumnya, lima orang terduga teroris di antaranya berdomisili di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, dan seorang lainnya, ditangkap di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan di rumah Paimin alias Joni Gondrong (34), seorang terduga teroris yang diciduk di Kemayoran, Jakpus, sedikitnya terdapat dua hingga tiga jenis cairan mencurigakan yang dikemas dalam botol minuman mineral berukuran 600 mililiter.

Sumber

Hiddink Bantah Sudah Tawar Sneijder

Posted: 12 Jun 2011 07:24 PM PDT

Guus Hiddink

Guus Hiddink

ISTANBUL – Pelatih Guus Hiddink dikabarkan tertarik Wesley Sneijder. Tapi, calon suksesor Carlo Ancelotti itu membantah telah melakukan pendekatan dengan bintang Inter Milan itu.

Hiddink memang calon kuat kandidat Ancelotti untuk membesut Chelsea. Sebagai syaratnya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu meminta kepada manajemen untuk mendatangkan Sneijder ke Stamford Bridge.

Tapi, Hiddink membantah semua berita itu, termasuk mengenai menerima tawaran proposal dari Chelsea. “Setelah Belgia-Turki pekan lalu, saya pergi ke Korsel. Saya pergi untuk melakukan salah satu proyek di negara itu. Saya banyak melakukan amal di sana,” jelas Hiddink.

“Saya sibuk membangun lapangan, khususnya untuk orang cacat. Ketika saya kembali ke Eropa, saya banyak membaca berita olahraga yang mengatakan saya meminta Chelsea untuk membeli Sneider,” lanjutnya.

“Saya tidak berniat membuat kehebohan. Tapi, saya harus memastikan tidak ada kontak antara Chelsea dan saya dalam beberapa pekan terakhir. Saya berusaha keras meloloskan Turki ke Euro,” tuntas Hiddink dilansir Sky Sport, Senin (13/6/2011).

Sumber

Hiddink Bantah Sudah Tawar Sneijder

Posted: 12 Jun 2011 07:24 PM PDT

Guus Hiddink

Guus Hiddink

ISTANBUL – Pelatih Guus Hiddink dikabarkan tertarik Wesley Sneijder. Tapi, calon suksesor Carlo Ancelotti itu membantah telah melakukan pendekatan dengan bintang Inter Milan itu.

Hiddink memang calon kuat kandidat Ancelotti untuk membesut Chelsea. Sebagai syaratnya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu meminta kepada manajemen untuk mendatangkan Sneijder ke Stamford Bridge.

Tapi, Hiddink membantah semua berita itu, termasuk mengenai menerima tawaran proposal dari Chelsea. “Setelah Belgia-Turki pekan lalu, saya pergi ke Korsel. Saya pergi untuk melakukan salah satu proyek di negara itu. Saya banyak melakukan amal di sana,” jelas Hiddink.

“Saya sibuk membangun lapangan, khususnya untuk orang cacat. Ketika saya kembali ke Eropa, saya banyak membaca berita olahraga yang mengatakan saya meminta Chelsea untuk membeli Sneider,” lanjutnya.

“Saya tidak berniat membuat kehebohan. Tapi, saya harus memastikan tidak ada kontak antara Chelsea dan saya dalam beberapa pekan terakhir. Saya berusaha keras meloloskan Turki ke Euro,” tuntas Hiddink dilansir Sky Sport, Senin (13/6/2011).

Sumber

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris

Posted: 12 Jun 2011 06:17 PM PDT

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris. Sebagai salah satu perangkat pertandingan, wasit memiliki peran krusial. Hal itu disadari benar oleh FA atau Federasi Sepak Bola Inggris. Seiiring makin tingginya popularitas Premier League, Fa juga dituntut untuk meningkatkan kualitas korps baju hitam.

Langkah awal perbaikan mutu wasit mulai dijalankan pada tahun 2001 silam. Ketika itu, FA bersama dua lembaga yang menjalankan kompetisi yakni Premier League dan Football League, mendirikan Professional Game Match Officials Limite (PGMOL).
Lembaga ini memiliki tugas penting. Selain menunjuk wasit-wasit yang memimpin pertandingan, mereka juga wajib membuat regulasi acuan kinerja wasit. Tujuannya supaya para wasit memiliki standar kualitas memadai.


Wasit di Inggris memiliki level yang berbeda-beda. Semakin tinggi level yang dimiliki, semakin tinggi pula level pertandingan yang dipimpinnya. Untuk laga Premier League, tidak semua wasit boleh memimpin. Yang berhak hanya mereka yang berstatus anggota Select Group Referees.

Grup ini merupakan sebuah panel yang terdiri dari wasit-wasit elite di Inggris. Oleh sebab itu, jumlahnya tidak banyak. Saat ini, hanya ada 16 wasit yang masuk kategori dan layak memimpin Agen SBOBET pertandingan Premier League.

Mekanisme pemilihan anggota Select Group Referees cukup rumit. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum PGMOL menjatuhkan pilihannya. Setiap wasit tidak hanya dinilai dari performa tapi juga kondisi fisik.

Setelah itu terpenuhi, penilaian akan dilakukan menggunakan jasa lembaga statistik ProZone untuk menyediakan data performa wasit dalam pertandingan. Statistik ini sangat berguna untuk menentukan performa wasit. 

Berikut daftar wasit Premier League yang tergabung dalam Select Group Referees: 

 No.     Nama             Usia      Bergabung Tahun1.      Mike Dean         42            2001                     2.      Phil Dowd         48            2001      3.      Chris Foy         48            20014.      Mark Halsey       49            20015.      Peter Walton      51            20036.      Howard Webb       39            20037.      Mark Clattenburg  36            20048.      Martin Atkinson   40            20059.      Martin Atkinson   40            200510.     Lee Mason         39            200611.     Lee Probert       38            200712.     Stuart Attwell    28            200813.     Mike Jones        43            200814.     Kevin Friend      39            200915.     Michael Oliver    26            201016.     Anthony Taylor    32            2010

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris

Posted: 12 Jun 2011 06:17 PM PDT

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris. Sebagai salah satu perangkat pertandingan, wasit memiliki peran krusial. Hal itu disadari benar oleh FA atau Federasi Sepak Bola Inggris. Seiiring makin tingginya popularitas Premier League, Fa juga dituntut untuk meningkatkan kualitas korps baju hitam.

Langkah awal perbaikan mutu wasit mulai dijalankan pada tahun 2001 silam. Ketika itu, FA bersama dua lembaga yang menjalankan kompetisi yakni Premier League dan Football League, mendirikan Professional Game Match Officials Limite (PGMOL).
Lembaga ini memiliki tugas penting. Selain menunjuk wasit-wasit yang memimpin pertandingan, mereka juga wajib membuat regulasi acuan kinerja wasit. Tujuannya supaya para wasit memiliki standar kualitas memadai.


Wasit di Inggris memiliki level yang berbeda-beda. Semakin tinggi level yang dimiliki, semakin tinggi pula level pertandingan yang dipimpinnya. Untuk laga Premier League, tidak semua wasit boleh memimpin. Yang berhak hanya mereka yang berstatus anggota Select Group Referees.

Grup ini merupakan sebuah panel yang terdiri dari wasit-wasit elite di Inggris. Oleh sebab itu, jumlahnya tidak banyak. Saat ini, hanya ada 16 wasit yang masuk kategori dan layak memimpin Agen SBOBET pertandingan Premier League.

Mekanisme pemilihan anggota Select Group Referees cukup rumit. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum PGMOL menjatuhkan pilihannya. Setiap wasit tidak hanya dinilai dari performa tapi juga kondisi fisik.

Setelah itu terpenuhi, penilaian akan dilakukan menggunakan jasa lembaga statistik ProZone untuk menyediakan data performa wasit dalam pertandingan. Statistik ini sangat berguna untuk menentukan performa wasit. 

Berikut daftar wasit Premier League yang tergabung dalam Select Group Referees: 

 No.     Nama             Usia      Bergabung Tahun1.      Mike Dean         42            2001                     2.      Phil Dowd         48            2001      3.      Chris Foy         48            20014.      Mark Halsey       49            20015.      Peter Walton      51            20036.      Howard Webb       39            20037.      Mark Clattenburg  36            20048.      Martin Atkinson   40            20059.      Martin Atkinson   40            200510.     Lee Mason         39            200611.     Lee Probert       38            200712.     Stuart Attwell    28            200813.     Mike Jones        43            200814.     Kevin Friend      39            200915.     Michael Oliver    26            201016.     Anthony Taylor    32            2010

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris

Posted: 12 Jun 2011 06:17 PM PDT

Berita Bola: Select Group Referees, Wasit Elite Liga Inggris. Sebagai salah satu perangkat pertandingan, wasit memiliki peran krusial. Hal itu disadari benar oleh FA atau Federasi Sepak Bola Inggris. Seiiring makin tingginya popularitas Premier League, Fa juga dituntut untuk meningkatkan kualitas korps baju hitam.

Langkah awal perbaikan mutu wasit mulai dijalankan pada tahun 2001 silam. Ketika itu, FA bersama dua lembaga yang menjalankan kompetisi yakni Premier League dan Football League, mendirikan Professional Game Match Officials Limite (PGMOL).
Lembaga ini memiliki tugas penting. Selain menunjuk wasit-wasit yang memimpin pertandingan, mereka juga wajib membuat regulasi acuan kinerja wasit. Tujuannya supaya para wasit memiliki standar kualitas memadai.


Wasit di Inggris memiliki level yang berbeda-beda. Semakin tinggi level yang dimiliki, semakin tinggi pula level pertandingan yang dipimpinnya. Untuk laga Premier League, tidak semua wasit boleh memimpin. Yang berhak hanya mereka yang berstatus anggota Select Group Referees.

Grup ini merupakan sebuah panel yang terdiri dari wasit-wasit elite di Inggris. Oleh sebab itu, jumlahnya tidak banyak. Saat ini, hanya ada 16 wasit yang masuk kategori dan layak memimpin Agen SBOBET pertandingan Premier League.

Mekanisme pemilihan anggota Select Group Referees cukup rumit. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum PGMOL menjatuhkan pilihannya. Setiap wasit tidak hanya dinilai dari performa tapi juga kondisi fisik.

Setelah itu terpenuhi, penilaian akan dilakukan menggunakan jasa lembaga statistik ProZone untuk menyediakan data performa wasit dalam pertandingan. Statistik ini sangat berguna untuk menentukan performa wasit. 

Berikut daftar wasit Premier League yang tergabung dalam Select Group Referees: 

 No.     Nama             Usia      Bergabung Tahun1.      Mike Dean         42            2001                     2.      Phil Dowd         48            2001      3.      Chris Foy         48            20014.      Mark Halsey       49            20015.      Peter Walton      51            20036.      Howard Webb       39            20037.      Mark Clattenburg  36            20048.      Martin Atkinson   40            20059.      Martin Atkinson   40            200510.     Lee Mason         39            200611.     Lee Probert       38            200712.     Stuart Attwell    28            200813.     Mike Jones        43            200814.     Kevin Friend      39            200915.     Michael Oliver    26            201016.     Anthony Taylor    32            2010

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Dovizioso Janjikan Performa Lebih Baik

Posted: 12 Jun 2011 05:54 PM PDT

Silverstone – Andrea Dovizioso meraih hasil terbaiknya sepanjang musim ini setelah finis di posisi dua MotoGP Inggris. Selalu jadi yang terakhir di antara tiga pembalap Honda, dia bertekad menyeruak ke posisi atas.

Dalam balapan sangat basah di Silverstone, Dovizioso berhasil finis tepat di belakang Casey Stoner untuk mengamankan posisi dua. Meski terpaut lebih dari 15 detik, ini jadi raihan hebat buat pembalap Italia itu karena dia belum pernah meraihnya di musim ini.

Faktanya, Dovizioso bahkan jadi pembalap dengan raihan terburuk di tim Honda setelah mulai menurunkan tiga motor di musim ini. Dia kalah mentereng di banding Casey Stoner dan Dani Pedrosa yang masih dibebat cedera.

Namun menyusul keberhasilan finis di posisi kedua, Dovizioso bertekad untuk terus memperbaiki posisinya. Targetnya adalah terus merapatkan jarak dengan Stoner.

“Saya sangat gembira dengan posisi dua yang saya dapat dan juga podium karena sangat sulit buat saya untuk melaju secepat mereka di sesi latihan, tapi kami tak pernah menyerah,” sahut Dovizioso di Autosport.

Meski gagal merapatkan jarak dengan Stoner dalam balapan tersebut, Dovizioso mampu mempertahankan posisinya dari serangan Jorge Lorenzo dan Marco Simoncelli. Dovizioso kemudian terbebas dari kejaran setelah keduanya mengalami kecelakaan.

“Saya tahu balapan akan bisa berjalan seperti ini jadi saya berusaha start secepatnya, karena saya tahu Stoner sangat baik.”

“Saya mencoba mengikutinya, tapi terutama saya ingin berada di depan pembalap lainnya karena kondisinya benar-benar melebihi batas. Di sana sangat basah dan sangat mudah kehilangan kendali motor. Saya sangat senang dengan strategi saya,” demikian tuntasnya.

SUMBER

Spies Mengaku Beruntung Tak Cedera

Posted: 12 Jun 2011 05:51 PM PDT

Silverstone – Ben Spies menjadi salah satu pembalap yang terjatuh pada balapan di Silverstone. Rider Yamaha itu pun mengaku beruntung lantaran dirinya tak cedera akibat kecelakaan itu.

Spies harus meninggalkan balapan ketika masih berlangsung delapan lap. Ia crash dalam balapan yang berlangsung di atas trek basah.

Pembalap asal Amerika Serikat itu mengatakan, trek basah menyulitkan dirinya untuk mengerem. Imbasnya, motornya menjadi mudah tergelincir dan inilah yang mengawali kecelakaan dirinya.

Satu lap kemudian, rekan setimnya, Jorge Lorenzo, juga ikut crash. Maka, jadilah Yamaha melihat kedua pembalapnya gagal finis pada balapan tersebut.

“Punggung saya terhantam keras. Pelindung punggung saya rusak, tapi benda itu melakukan tugasnya dengan baik,” ungkapnya di Autosport.

Spies mungkin butuh waktu untuk sedikit memulihkan kondisinya. Namun, ia berjanji bahwa dirinya akan kembali membalap dan tampil lebih baik di MotoGP Belanda.

“Rasanya sangat sakit dan mungkin butuh bantalan untuk beberapa hari ke depan. Tapi, saya senang ini tidak parah.”

“Kami akan mengambil waktu beberapa hari untuk rileks dan memulihkan diri, lalu kami akan kembali bertarung di Assen,” tandasnya.

SUMBER

Spies Mengaku Beruntung Tak Cedera

Posted: 12 Jun 2011 05:51 PM PDT

Silverstone – Ben Spies menjadi salah satu pembalap yang terjatuh pada balapan di Silverstone. Rider Yamaha itu pun mengaku beruntung lantaran dirinya tak cedera akibat kecelakaan itu.

Spies harus meninggalkan balapan ketika masih berlangsung delapan lap. Ia crash dalam balapan yang berlangsung di atas trek basah.

Pembalap asal Amerika Serikat itu mengatakan, trek basah menyulitkan dirinya untuk mengerem. Imbasnya, motornya menjadi mudah tergelincir dan inilah yang mengawali kecelakaan dirinya.

Satu lap kemudian, rekan setimnya, Jorge Lorenzo, juga ikut crash. Maka, jadilah Yamaha melihat kedua pembalapnya gagal finis pada balapan tersebut.

“Punggung saya terhantam keras. Pelindung punggung saya rusak, tapi benda itu melakukan tugasnya dengan baik,” ungkapnya di Autosport.

Spies mungkin butuh waktu untuk sedikit memulihkan kondisinya. Namun, ia berjanji bahwa dirinya akan kembali membalap dan tampil lebih baik di MotoGP Belanda.

“Rasanya sangat sakit dan mungkin butuh bantalan untuk beberapa hari ke depan. Tapi, saya senang ini tidak parah.”

“Kami akan mengambil waktu beberapa hari untuk rileks dan memulihkan diri, lalu kami akan kembali bertarung di Assen,” tandasnya.

SUMBER

Spies Mengaku Beruntung Tak Cedera

Posted: 12 Jun 2011 05:51 PM PDT

Silverstone – Ben Spies menjadi salah satu pembalap yang terjatuh pada balapan di Silverstone. Rider Yamaha itu pun mengaku beruntung lantaran dirinya tak cedera akibat kecelakaan itu.

Spies harus meninggalkan balapan ketika masih berlangsung delapan lap. Ia crash dalam balapan yang berlangsung di atas trek basah.

Pembalap asal Amerika Serikat itu mengatakan, trek basah menyulitkan dirinya untuk mengerem. Imbasnya, motornya menjadi mudah tergelincir dan inilah yang mengawali kecelakaan dirinya.

Satu lap kemudian, rekan setimnya, Jorge Lorenzo, juga ikut crash. Maka, jadilah Yamaha melihat kedua pembalapnya gagal finis pada balapan tersebut.

“Punggung saya terhantam keras. Pelindung punggung saya rusak, tapi benda itu melakukan tugasnya dengan baik,” ungkapnya di Autosport.

Spies mungkin butuh waktu untuk sedikit memulihkan kondisinya. Namun, ia berjanji bahwa dirinya akan kembali membalap dan tampil lebih baik di MotoGP Belanda.

“Rasanya sangat sakit dan mungkin butuh bantalan untuk beberapa hari ke depan. Tapi, saya senang ini tidak parah.”

“Kami akan mengambil waktu beberapa hari untuk rileks dan memulihkan diri, lalu kami akan kembali bertarung di Assen,” tandasnya.

SUMBER

Lorenzo Siap Balas di Assen

Posted: 12 Jun 2011 05:46 PM PDT

Silverstone – Jorge Lorenzo gagal finis di Silverstone setelah crash di awal lap kesembilan. Sadar dirinya berada di posisi tertinggal, ia pun siap membalas di Assen.

Lorenzo terjatuh ketika tengah bersaing dengan Andrea Dovizioso untuk duduk di posisi dua. Ketika itu, yang ada di pikirannya adalah ia gagal melewati Dovizioso dan Casey Stoner yang tengah berada di depan kian jauh meninggalkannya.

Imbasnya, rider Yamaha itu kehilangan fokus. Lorenzo pun terjatuh dan kehilangan nilai pada balapan kali ini.

“Saya pikir, saya bisa bersaing untuk menjuarai balapan melawan Casey. Saya tak khawatir dengan (Marco) Simoncelli mengejar saya.”

“Saya khawatir jika saya tak melewati Andrea, maka Casey akan semakin melaju… lalu saya terjatuh!” bebernya di Autosport.

Posisi di klasemen pun berubah. Stoner kini memimpin dengan keunggulan 18 poin atas dirinya. Lorenzo pun bertekad untuk mengejar saingannya itu pada balapan di Belanda.

“Sebelumnya, Casey terus mengejar saya seperti anjing mengejar kelinci. Tapi, kini situasinya berbalik.”

“Sekarang, kami harus mengejar kemenangan di Assen,” tegasnya.

SUMBER

Incoming search terms:

  • assen casey stoner 2011
  • motogp silverstone 2011 lorenzo gagal finish

Lorenzo Siap Balas di Assen

Posted: 12 Jun 2011 05:46 PM PDT

Silverstone – Jorge Lorenzo gagal finis di Silverstone setelah crash di awal lap kesembilan. Sadar dirinya berada di posisi tertinggal, ia pun siap membalas di Assen.

Lorenzo terjatuh ketika tengah bersaing dengan Andrea Dovizioso untuk duduk di posisi dua. Ketika itu, yang ada di pikirannya adalah ia gagal melewati Dovizioso dan Casey Stoner yang tengah berada di depan kian jauh meninggalkannya.

Imbasnya, rider Yamaha itu kehilangan fokus. Lorenzo pun terjatuh dan kehilangan nilai pada balapan kali ini.

“Saya pikir, saya bisa bersaing untuk menjuarai balapan melawan Casey. Saya tak khawatir dengan (Marco) Simoncelli mengejar saya.”

“Saya khawatir jika saya tak melewati Andrea, maka Casey akan semakin melaju… lalu saya terjatuh!” bebernya di Autosport.

Posisi di klasemen pun berubah. Stoner kini memimpin dengan keunggulan 18 poin atas dirinya. Lorenzo pun bertekad untuk mengejar saingannya itu pada balapan di Belanda.

“Sebelumnya, Casey terus mengejar saya seperti anjing mengejar kelinci. Tapi, kini situasinya berbalik.”

“Sekarang, kami harus mengejar kemenangan di Assen,” tegasnya.

SUMBER

Lorenzo Siap Balas di Assen

Posted: 12 Jun 2011 05:46 PM PDT

Silverstone – Jorge Lorenzo gagal finis di Silverstone setelah crash di awal lap kesembilan. Sadar dirinya berada di posisi tertinggal, ia pun siap membalas di Assen.

Lorenzo terjatuh ketika tengah bersaing dengan Andrea Dovizioso untuk duduk di posisi dua. Ketika itu, yang ada di pikirannya adalah ia gagal melewati Dovizioso dan Casey Stoner yang tengah berada di depan kian jauh meninggalkannya.

Imbasnya, rider Yamaha itu kehilangan fokus. Lorenzo pun terjatuh dan kehilangan nilai pada balapan kali ini.

“Saya pikir, saya bisa bersaing untuk menjuarai balapan melawan Casey. Saya tak khawatir dengan (Marco) Simoncelli mengejar saya.”

“Saya khawatir jika saya tak melewati Andrea, maka Casey akan semakin melaju… lalu saya terjatuh!” bebernya di Autosport.

Posisi di klasemen pun berubah. Stoner kini memimpin dengan keunggulan 18 poin atas dirinya. Lorenzo pun bertekad untuk mengejar saingannya itu pada balapan di Belanda.

“Sebelumnya, Casey terus mengejar saya seperti anjing mengejar kelinci. Tapi, kini situasinya berbalik.”

“Sekarang, kami harus mengejar kemenangan di Assen,” tegasnya.

SUMBER

Berita Bola: Bek Prancis Yang Tersukses di Barcelona

Posted: 12 Jun 2011 05:46 PM PDT

Berita Bola: Bek Prancis Yang Tersukses di Barcelona. Eric Abidal adalah pemain Prancis ke-14 yang membela Barcelona. Sebelumnya ada beberapa nama yakni Henry Normand (1908-1909), Verdoux (1917-1918), Licien Muller (1965-1968), Laurent Blanc (1996-1997), Christophe Dugarry (1997), Frederic Dehu (1999-2000), Richard Dutruel ((2000-2002), Emmanuel Petit (2000-2001), Philippe Chrisanval (2001-2003), Ludovic Giuly (2004-2007), Ludovic Sylvestre (2005-2006), Lilian Thuram (2006-2008), dan Thierry Henry (2007-2010).
Dari nama-nama di atas, ada lima pemain (termasuk Abidal) yang berposisi sebagai bek. Dilihat dari statistik dan jumlah gelar, Abidal adalah bek Prancis tersukses di Barcelona. Didaulatnya dia sebagai pemain pertama yang menerima dan mengangkat trofi Liga Champions musim ini makin menegaskan Abidal memilikki  karisma lebih dibandingkan bek-bek Prancis sebelumnya di Camp Nou.
Berikut daftar 5 bek Prancis di Barcelona:
1. Eric Abidal
  • Posisi: Bek kiri, bek tengah
  • Durasi bermain: 2007-sekarang
  • Usia saat digaet: 28 tahun
  • Harga saat digaet: 15 juta euro
  • Prestasi: 3 Liga BBVA (2008/09, 2009/10, 2010,11), 1 Copa del Rey (2008/09), 2 Piala Super Spanyol (2009. 2010), 2 Liga Champions (2008/09, 2010/11), 1 Piala Super Eropa (2009), 1 FIFA Club World Cup (2009).
  • Statistik di Liga BBVA: 131 main / 10 gol

2. Lilian Thuram
  • Posisi: Bek kanan, bek tengah
  • Durasi bermain: 2006-2008
  • Usia saat digaet: 34 tahun
  • Harga saat digaet: 5 juta euro
  • Prestasi: 1 Piala Super Spanyol (2006)
  • Statistik di Liga BBVA: 41 main / 0 gol
3. Philippe Chrisanval 
  • Posisi: bek tengah
  • Durasi bermain: 2001-2003
  • Usia saat digaet: 23 tahun
  • Harga saat digaet: 17 juta euro
  • Prestasi: -
  • Statistik di Liga BBVA: 32 main / 0 gol
4. Frederic Dehu
  • Posisi: bek tengah
  • Durasi bermain: 1999-2000
  • Usia saat digaet: 27 tahun
  • Harga saat digaet: 5,5 juta euro
  • Prestasi: -
  • Statistik di Liga BBVA: 11 main / 0 gol
5. Laurent Blanc
  • Posisi: bek tengah
  • Durasi bermain: 1996-1997
  • Usia saat digaet: 31 tahun
  • Harga saat digaet: 4,6 juta euro
  • Prestasi: 1 Piala Super Spanyol (1996), 1 Piala Winners (1996/97)
  • Statistik di Liga BBVA: 28 main / 1 gol
Dari daftar diatas, jelas dari segi prestasi Eric Abidal adalah bek Prancis yang tersukses di Barcelona.


This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Naik Podium, Edwards Sanjung Dokternya

Posted: 12 Jun 2011 05:42 PM PDT

Silverstone – Sepekan setelah mengalami kecelakaan yang membuat tulangnya patah, Colin Edwards justru bisa naik podium ketiga di MotoGP Inggris. Sukses besar tersebut dia dedikasikan buat dokter yang merawatnya.

“Saya tak tahu harus mengatakan apa. Saya memilik doktor yang bagus, dan dia melakukan pekerjaannya dengan baik,” ujar Edwards usai menjejak podium ketiga di balapan basah MotoGP Inggris.

Kemenangan Casey Stoner tetap menjadi berita terbesar gelaran MotoGP Inggris, namun pembalap dengan performa paling mengejutkan adalah Edwards. Memulai balapan dari posisi delapan, pembalap asal Amerika Serikat itu kemudian bisa naik podium

Sukses tersebut terasa luar biasa karena Edwards baru mengalami kecelakaan di sesi free practice Jumat di MotoGP Katalunya pekan lalu yang membuatnya mengalami patah tulang collarbone. Dia sempat menjalani operasi di hari Sabtu dan membalap di hari Minggu, meski gagal finis.

“Collarbone saya tidak lagi menjadi masalah besar – saya memisahkan otot saya dari tulang rusuk, itu yang benar-benar menyakitkan.”

“Itu tak tertahankan. (Tapi) setelah 10 atau 11 lap saya berpikir ‘baiklah, bisakah chequered flag-nya dikibarkan karena kami tahu kami akan finis…’ Sulit mempertahankan segalanya di atas dua roda,” lanjut Edwards.

Selain doktor, teknisi Yamaha Tech 3 juga dapat apresiasi khusus dari Edwards. Motor tunggangannya ternyata mengalami perubahan set up besar setelah menjalani pemanasan di pagi hari.

“Kami bahkan tak sempat mencoba set-up yang kami pakai saat balapan. Kami keluar pagi ini dengan set up yang benar-benar berbeda dan ternyata itu tidak bekerja jadi kami memulai balapan dengan set up yang berbeda dan itu berhasil,” tuntas Edwards.

SUMBER

Naik Podium, Edwards Sanjung Dokternya

Posted: 12 Jun 2011 05:42 PM PDT

Silverstone – Sepekan setelah mengalami kecelakaan yang membuat tulangnya patah, Colin Edwards justru bisa naik podium ketiga di MotoGP Inggris. Sukses besar tersebut dia dedikasikan buat dokter yang merawatnya.

“Saya tak tahu harus mengatakan apa. Saya memilik doktor yang bagus, dan dia melakukan pekerjaannya dengan baik,” ujar Edwards usai menjejak podium ketiga di balapan basah MotoGP Inggris.

Kemenangan Casey Stoner tetap menjadi berita terbesar gelaran MotoGP Inggris, namun pembalap dengan performa paling mengejutkan adalah Edwards. Memulai balapan dari posisi delapan, pembalap asal Amerika Serikat itu kemudian bisa naik podium

Sukses tersebut terasa luar biasa karena Edwards baru mengalami kecelakaan di sesi free practice Jumat di MotoGP Katalunya pekan lalu yang membuatnya mengalami patah tulang collarbone. Dia sempat menjalani operasi di hari Sabtu dan membalap di hari Minggu, meski gagal finis.

“Collarbone saya tidak lagi menjadi masalah besar – saya memisahkan otot saya dari tulang rusuk, itu yang benar-benar menyakitkan.”

“Itu tak tertahankan. (Tapi) setelah 10 atau 11 lap saya berpikir ‘baiklah, bisakah chequered flag-nya dikibarkan karena kami tahu kami akan finis…’ Sulit mempertahankan segalanya di atas dua roda,” lanjut Edwards.

Selain doktor, teknisi Yamaha Tech 3 juga dapat apresiasi khusus dari Edwards. Motor tunggangannya ternyata mengalami perubahan set up besar setelah menjalani pemanasan di pagi hari.

“Kami bahkan tak sempat mencoba set-up yang kami pakai saat balapan. Kami keluar pagi ini dengan set up yang benar-benar berbeda dan ternyata itu tidak bekerja jadi kami memulai balapan dengan set up yang berbeda dan itu berhasil,” tuntas Edwards.

SUMBER

Naik Podium, Edwards Sanjung Dokternya

Posted: 12 Jun 2011 05:42 PM PDT

Silverstone – Sepekan setelah mengalami kecelakaan yang membuat tulangnya patah, Colin Edwards justru bisa naik podium ketiga di MotoGP Inggris. Sukses besar tersebut dia dedikasikan buat dokter yang merawatnya.

“Saya tak tahu harus mengatakan apa. Saya memilik doktor yang bagus, dan dia melakukan pekerjaannya dengan baik,” ujar Edwards usai menjejak podium ketiga di balapan basah MotoGP Inggris.

Kemenangan Casey Stoner tetap menjadi berita terbesar gelaran MotoGP Inggris, namun pembalap dengan performa paling mengejutkan adalah Edwards. Memulai balapan dari posisi delapan, pembalap asal Amerika Serikat itu kemudian bisa naik podium

Sukses tersebut terasa luar biasa karena Edwards baru mengalami kecelakaan di sesi free practice Jumat di MotoGP Katalunya pekan lalu yang membuatnya mengalami patah tulang collarbone. Dia sempat menjalani operasi di hari Sabtu dan membalap di hari Minggu, meski gagal finis.

“Collarbone saya tidak lagi menjadi masalah besar – saya memisahkan otot saya dari tulang rusuk, itu yang benar-benar menyakitkan.”

“Itu tak tertahankan. (Tapi) setelah 10 atau 11 lap saya berpikir ‘baiklah, bisakah chequered flag-nya dikibarkan karena kami tahu kami akan finis…’ Sulit mempertahankan segalanya di atas dua roda,” lanjut Edwards.

Selain doktor, teknisi Yamaha Tech 3 juga dapat apresiasi khusus dari Edwards. Motor tunggangannya ternyata mengalami perubahan set up besar setelah menjalani pemanasan di pagi hari.

“Kami bahkan tak sempat mencoba set-up yang kami pakai saat balapan. Kami keluar pagi ini dengan set up yang benar-benar berbeda dan ternyata itu tidak bekerja jadi kami memulai balapan dengan set up yang berbeda dan itu berhasil,” tuntas Edwards.

SUMBER

Start dan Pandangan Buruk di Awal Kemenangan Stoner

Posted: 12 Jun 2011 05:39 PM PDT

Silverstone – Casey Stoner memenangi MotoGP Inggris dengan keunggulan jauh dari pembalap di posisi kedua. Meski dominan, dia sesungguhnya sangat kesulitan di awal balapan setelah menjalani start buruk dan terganggung penglihatan.

Ada perbedaan waktu lebih dari 14 detik antara Stoner dengan Andrea Dovizioso saat keduanya menyentuh garis finis MotoGP Inggris. Stoner jadi kampiun dalam balapan sangat basah, hasil yang sekaligus mengantarnya ke puncak klasemen pembalap.

Meski menang dengan keunggulan jauh atas pesaing-pesaingnya, perjuangan Stoner untuk bisa menjejak podium teratas tidaklah mudah. Di awal balapan saja dia menjalani start buruk yang membuat posisi terdepan yang dia miliki seiring didapatnya pole langsung dicuri Jorge Lorenzo.

Perjuangan berat Stoner tak berhenti sampai di situ. Tergusur ke posisi dua dan sempat turun ke urutan tiga, Stoner kemudian dapat masalah penglihatan. Itu terkait cipratan air dari motor di depannya mengingat kondisi lintasan yang sangat basah.

“Pada awalnya kami tidak menjalan start dengan baik. Tapi motornya terasa bagus, dan saya menunggu supaya bannya mendapat temperatur yang dibutuhkan,” sahut Stoner usai balapan.

“Di lap pertama air menempel di kaca depan, jadi di lima hingga enam lap pertama saya tidak bisa benar-benar melihat dengan jelas. Saya tak bisa melihat genangan air. Tapi akhirnya airnya bisa hilang dan saya bisa mencatat waktu yang diinginkan, dan membuka jarak,” lanjut pembalap asal Australia itu di BBC.

Secara keseluruhan Stoner mengaku gembira dengan hasil MotoGP Inggris. Kemenangan mengantar dia menggeser Lorenzo di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 18 angka.

“Kami menjalani balapan yang hebat. Kami sangat gembira. Kondisinya sangat berat. Segalanya bisa saja terjadi,” tuntas dia.

SUMBER

Start dan Pandangan Buruk di Awal Kemenangan Stoner

Posted: 12 Jun 2011 05:39 PM PDT

Silverstone – Casey Stoner memenangi MotoGP Inggris dengan keunggulan jauh dari pembalap di posisi kedua. Meski dominan, dia sesungguhnya sangat kesulitan di awal balapan setelah menjalani start buruk dan terganggung penglihatan.

Ada perbedaan waktu lebih dari 14 detik antara Stoner dengan Andrea Dovizioso saat keduanya menyentuh garis finis MotoGP Inggris. Stoner jadi kampiun dalam balapan sangat basah, hasil yang sekaligus mengantarnya ke puncak klasemen pembalap.

Meski menang dengan keunggulan jauh atas pesaing-pesaingnya, perjuangan Stoner untuk bisa menjejak podium teratas tidaklah mudah. Di awal balapan saja dia menjalani start buruk yang membuat posisi terdepan yang dia miliki seiring didapatnya pole langsung dicuri Jorge Lorenzo.

Perjuangan berat Stoner tak berhenti sampai di situ. Tergusur ke posisi dua dan sempat turun ke urutan tiga, Stoner kemudian dapat masalah penglihatan. Itu terkait cipratan air dari motor di depannya mengingat kondisi lintasan yang sangat basah.

“Pada awalnya kami tidak menjalan start dengan baik. Tapi motornya terasa bagus, dan saya menunggu supaya bannya mendapat temperatur yang dibutuhkan,” sahut Stoner usai balapan.

“Di lap pertama air menempel di kaca depan, jadi di lima hingga enam lap pertama saya tidak bisa benar-benar melihat dengan jelas. Saya tak bisa melihat genangan air. Tapi akhirnya airnya bisa hilang dan saya bisa mencatat waktu yang diinginkan, dan membuka jarak,” lanjut pembalap asal Australia itu di BBC.

Secara keseluruhan Stoner mengaku gembira dengan hasil MotoGP Inggris. Kemenangan mengantar dia menggeser Lorenzo di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 18 angka.

“Kami menjalani balapan yang hebat. Kami sangat gembira. Kondisinya sangat berat. Segalanya bisa saja terjadi,” tuntas dia.

SUMBER

Start dan Pandangan Buruk di Awal Kemenangan Stoner

Posted: 12 Jun 2011 05:39 PM PDT

Silverstone – Casey Stoner memenangi MotoGP Inggris dengan keunggulan jauh dari pembalap di posisi kedua. Meski dominan, dia sesungguhnya sangat kesulitan di awal balapan setelah menjalani start buruk dan terganggung penglihatan.

Ada perbedaan waktu lebih dari 14 detik antara Stoner dengan Andrea Dovizioso saat keduanya menyentuh garis finis MotoGP Inggris. Stoner jadi kampiun dalam balapan sangat basah, hasil yang sekaligus mengantarnya ke puncak klasemen pembalap.

Meski menang dengan keunggulan jauh atas pesaing-pesaingnya, perjuangan Stoner untuk bisa menjejak podium teratas tidaklah mudah. Di awal balapan saja dia menjalani start buruk yang membuat posisi terdepan yang dia miliki seiring didapatnya pole langsung dicuri Jorge Lorenzo.

Perjuangan berat Stoner tak berhenti sampai di situ. Tergusur ke posisi dua dan sempat turun ke urutan tiga, Stoner kemudian dapat masalah penglihatan. Itu terkait cipratan air dari motor di depannya mengingat kondisi lintasan yang sangat basah.

“Pada awalnya kami tidak menjalan start dengan baik. Tapi motornya terasa bagus, dan saya menunggu supaya bannya mendapat temperatur yang dibutuhkan,” sahut Stoner usai balapan.

“Di lap pertama air menempel di kaca depan, jadi di lima hingga enam lap pertama saya tidak bisa benar-benar melihat dengan jelas. Saya tak bisa melihat genangan air. Tapi akhirnya airnya bisa hilang dan saya bisa mencatat waktu yang diinginkan, dan membuka jarak,” lanjut pembalap asal Australia itu di BBC.

Secara keseluruhan Stoner mengaku gembira dengan hasil MotoGP Inggris. Kemenangan mengantar dia menggeser Lorenzo di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 18 angka.

“Kami menjalani balapan yang hebat. Kami sangat gembira. Kondisinya sangat berat. Segalanya bisa saja terjadi,” tuntas dia.

SUMBER

Hillary Clinton dan Konflik Libya (3)

Posted: 12 Jun 2011 04:20 PM PDT

Gerak Hillary Bawa NATO Serang Libya

Menlu AS, Hillary Rodham Clinton (ist)

JAKARTA – Lobi-lobi terus dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton untuk menggolkan Resolusi 1973 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Selama enam hari yang krusial di bulan Maret, Hillary mulai terbiasa hidup di atas pesawatnya. Dalam kurun waktu tersebut Ibu dari Chelsea Clinton ini sudah menempuh jarak terbang sejauh 20 ribu mil, melalui rute Washington-Paris-Kairo-Tunis-Washington-Paris-Washington.

Pada 14 dan 15 Maret, Hillary melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Saat itu Sarkozy sudah tidak sabar untuk menyerang Khadafi. Setelah menerima pencerahan dari Mahmoud Jibril yang dianggap sebagai pemimpin oposisi Libya, yang ia temui di Paris bersama Sarkozy, AS melalui Hillary akhirnya menetapkan sikap.

Hillary pun menyetujui keterlibatan Negeri Paman Sam di Libya dengan catatan mendapatkan dukungan dari PBB. Namun setelah melihat rekaman video dari kebrutalan rezim Khadafi di mata Barat, yang ia tonton di Kedutaan Besar AS di Paris, makin menguatkan hati Hillary untuk mendukung serangan atas Libya.

Hubungan pribadi Hillary dengan Sarkozy yang memang dikenal akrab, makin mempermudah jalan pembentukan koalisi tersebut. Keduanya memang dekat, pada 2010 lalu, Sarkozy membantu Hillary memasang sepatunya yang lepas saat menaiki tangga dari Istana Elysee. Sejak saat itu keduanya amat mudah melakukan pembicaraan bilateral antara kedua negara.

Dari Paris, pada 15 Maret Hillary menyempatkan diri untuk singgah di Kairo, Mesir. Disana ia ditunggu oleh para pemuda yang marah karena memberikan dukungan kepada Mubarak. Selama di Kairo politisi senior Partai Demokrat ini berbicara banyak mengenai pembangunan demokrasi. Dirinya pun sempat mampir ke Tunisia pada 17 Maret sebelum akhirnya kembali ke Washington pada 18 Maret.

Tidak lama bagi Hillary untuk tetap berada di Washington, dirinya pun kembali terbang ke Paris, Prancis pada 19 Maret pada pukul 6 pagi waktu setempat. Di Paris, Hillary kembali bekerja keras untuk mengumpulkan dukungan dari para sekutu-sekutu lain.

Disaat bersamaan pengerahan “aksi militer” sebuah istilah yang digunakan untuk menggantikan kata “perang”, dianggap mulai salah arah. Hillary tidak mendapatkan pemberitahuan dari Sarkozy sebelumnya, bahwa pesawat Prancis sudah berkeliaran di wilayah udara Libya.

Dalam konferensi pers di Paris, Hillary membentuk opini bahwa pihak lain selain Amerika Serikat yang memimpin operasi militer di Libya. Dirinya berada di dalam pesawat pulang menuju Washington pada 19 Maret sore waktu Prancis, dunia pun mulai menyadari bahwa inti dari serangan yang dilakukan memang dipusatkan oleh AS. Dibuktikan dari 112 peluru kendali yang dilesakan ke Libya di hari itu pula.

Segera setelah rudal tersebut dilesakan, Hillary pun melakukan perjalanan ke London, Inggris 10 hari setelah kepulangannya dari Paris. Di London, Hillary mengatur kampanye militer yang akan dilaksanakan di Libya dan menyerahkannya kepada North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Seperti yang terjadi kini, NATO pun mengambil alih operasi militer di Libya hingga detik ini pula. Serangan udara pasukan koalisi pun terus menyerang di Tripoli khususnya instalasi militer Libya. Korban pun terus bertambah, dengan pihak oposisi masih belum mampu meraih kemenangan besar atas pasukan Khadafi.

Meski pihak oposisi masih terus bertahan di Benghazi dan Misrata, belum ada tanda-tanda kejatuhan dari Rezim Khadafi yang sudah berjalan selama 41 tahun. Hingga saat ini Khadafi masih terus menantang pasukan koalisi NATO dan menolak untuk keluar dari negaranya sendiri.

sumber:

indofiles.org

Hillary Clinton dan Konflik Libya (2)

Posted: 12 Jun 2011 04:19 PM PDT

Peran Hillary Clinton dalam Serangan Udara NATO

Menlu AS, Hillary Rodham Clinton (ist)

JAKARTA – Seperti disebut oleh Majalah Vanity Fair dalam terbitannya di bulan Juni ini, Hillary Clinton merupakan salah satu sosok di Pemerintahan Presiden Barack Obama yang secara diam-diam mengusulkan isu zona larangan terbang bagi Libya.
Namun pada akhirnya Hillary menyimpan rapat isu zona larangan terbang, saat sekutu utamanya di Kabinet Obama yakni Menteri Pertahanan Robert Gates terang-terangan menolak diterapkannya zona larangan terbang. Bagi Gates, penerapan zona larangan terbang berarti menyerang instalasi lawan dan menurutnya, merupakan sebuah ide buruk terlibat dalam masalah Libya.

Pihak Gedung Putih saat itu mencoba mencari jalan untuk mempersenjatai pihak oposisi Libya. Hillary sendiri menilai buruk strategi tersebut, karena dirinya menganggap hal tersebut amat problematik. Di lain pihak, pihak Gedung Putih menolak diberlakukannya zona larangan terbang.

Perempuan berusia 69 tahun itu pun terus bergerak untuk mengupayakan zona larangan terbang ini, pada 12 Maret setelah Liga Arab meminta bantuan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengenai Libya. Permintaan Liga Arab ini dianggapnya menyentuh, karena Negara Arab selama ini menilai Barat sebagai kolonialis.

Segera perempuan-perempuan yang berkuasa di Pemerintahan Obama pun bertindak. Hillary sebagai Menteri Luar Negeri AS, kemudian Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice serta Penasihat Keamanan Nasional Samantha Power pun bertemu untuk mendorong para laki-laki untuk berperang.

"Ide bahwa perempuan-perempuan ini mendorong para lelaki untuk berperangan amatlah hebat. Kami sebelumnya dikesampingkan karena lebih menyukai masalah-masalah yang lebih bersifat kemanusiaan serta isu seperti keselamatan perempuan, tetapi kini kami bertingkah seperti perempuan penggila perang," ungkap Direktur Kebijakan Politik Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Anne-Marie Slaughter seperti dikutip Vanity Fair.

Tetapi Slaughter menambahkan bahwa Presiden Obama bukanlah sosok yang mudah dipengaruhi. “Seperti biasa, Presiden Obama bukanlah sosok yang mudah dipengaruhi untuk merubah jalan pikirnya. Dia seperti prajurit yang kuat dan baru akan ikut campur bila memang peristiwa (protes) Benghazi benar-benar dianggapnya sudah melewati batas,” tutur Slaughter.

Apa yang dilakukan oleh para perempuan yang memegang kebijakan ini adalah membantu memobilisasi dari koalisi. Susan Rice bekerja keras untuk memperluas isi dari Resolusi 1973 yang dikeluarkan DK PBB. Ini dilakukannya agar gerak pasukan koalisi menjadi lebih fleksibal.

Sementara Hillary sendiri berusaha keras melakukan lobi untuk memastikan China dan Rusia mengambil langkah abstain dari pada resolusi tersebut. Dirinya juga berusaha mencegah kedua negara ini memveto Resolusi 1973 yang isinya memberi mandat untuk melakukan langkah pengamanan bagi warga sipil Libya.

sumber:

indofiles.org

Hillary Clinton dan Konflik Libya (1)

Posted: 12 Jun 2011 04:17 PM PDT

Perempuan Kuat di Balik Konflik Libya

Menlu AS, Hillary Rodham Clinton (ist)

JAKARTA – Siapa yang tak kenal dengan Hillary Rodham Clinton? Perempuan yang pernah menjadi Ibu Negara dan kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), terus dianggap sebagai perempuan yang paling mengagumkan di dunia.
Sebagai Menlu AS, Hillary membentuk elemen-elemen tertentu yang mengarahkan kebijakan luar negeri Amerika dibawah kepemimpinan Presiden Barack Obama. Salah satu upaya kerasnya adalah menggiring dunia untuk mengambil tindakan terhadap Libya dengan tidak membawa AS sebagai fokus utama.

Pada pertengahan Maret di saat dunia diguncang peristiwa besar seperti gempa di Jepang, serta mulai berakhirnya rezim Husni Mubarak di Mesir serta meredupnya ketegangan di Tunisia, Hillary mulai kembali disibukan dengan krisis politik yang terjadi di Libya.

Negara Barat melihat rezim Muammar Khadafi telah melakukan kejahatan terhadap rakyatnya sendiri, dengan melakukan serangan terhadap warga yang melakukan protes anti-pemerintah. Menjadi perhatian utama saat itu adalah kondisi di Benghazi, dimana protes pertama kali muncul.

Saat itu dirinya baru saja pulang dari Tunisia saat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memutuskan untuk mengeluarkan resolusi mengenai Libya. DK PBB telah menetapkan zona larangan terbang di atas wilayah udara Libya. Hal ini mengartikan bahwa AS akan masuk ke dalam perang ketiga di Timur Tengah, setelah Irak dan Afghanistan, meskipun banyak pihak di AS yang tidak berani menyebutnya seperti itu.

Disaat pasukan loyalis Khadafi mulai mengintensifkan serangan mereka kepada wilayah Benghazi, Presiden Obama di Gedung Putih sudah mulai merencanakan serangan udara terhadap Libya berdasarkan Resolusi 1973 yang dikeluarkan oleh DK PBB. Tetapi dirinya dan Menlu Hillary Clinton sepakat bahwa Inggris dan Prancis harus menjadi pemimpin dalam operasi ini.
Ini menyebabkan Hillary harus kembali naik pesawat menyeberangi Samudera Atlantik, setelah baru saja kembali dari Tunisia.

Obama dan Hillary sendiri sepakat bahwa Istri dari mantan Presiden AS Bill Clinton ini, harus duduk bersama dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.

“Maaf Hillary, sepertinya anda harus kembali menyeberangi (Samudera) Atlantik lagi,” ucap Presiden Obama kepada Hillary, seperti dikutip Vanity Fair.

Jadi setelah hanya beberapa jam dirinya mendarat dari perjalanan ke Tunisia, Hillary pun kembali mengudara ke Paris, Prancis. Pada saat itu jelas sekali “Arab Spring” atau gejolak di Arab pada tahun 2011 ini telah menciptakan kericuhan bukan hanya di Timur Tengah tetapi juga pada Pemerintahan Obama.

sumber:

indofiles.org

Hillary Clinton dan Konflik Libya (1)

Posted: 12 Jun 2011 04:17 PM PDT

Perempuan Kuat di Balik Konflik Libya

Menlu AS, Hillary Rodham Clinton (ist)

JAKARTA – Siapa yang tak kenal dengan Hillary Rodham Clinton? Perempuan yang pernah menjadi Ibu Negara dan kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), terus dianggap sebagai perempuan yang paling mengagumkan di dunia.
Sebagai Menlu AS, Hillary membentuk elemen-elemen tertentu yang mengarahkan kebijakan luar negeri Amerika dibawah kepemimpinan Presiden Barack Obama. Salah satu upaya kerasnya adalah menggiring dunia untuk mengambil tindakan terhadap Libya dengan tidak membawa AS sebagai fokus utama.

Pada pertengahan Maret di saat dunia diguncang peristiwa besar seperti gempa di Jepang, serta mulai berakhirnya rezim Husni Mubarak di Mesir serta meredupnya ketegangan di Tunisia, Hillary mulai kembali disibukan dengan krisis politik yang terjadi di Libya.

Negara Barat melihat rezim Muammar Khadafi telah melakukan kejahatan terhadap rakyatnya sendiri, dengan melakukan serangan terhadap warga yang melakukan protes anti-pemerintah. Menjadi perhatian utama saat itu adalah kondisi di Benghazi, dimana protes pertama kali muncul.

Saat itu dirinya baru saja pulang dari Tunisia saat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) memutuskan untuk mengeluarkan resolusi mengenai Libya. DK PBB telah menetapkan zona larangan terbang di atas wilayah udara Libya. Hal ini mengartikan bahwa AS akan masuk ke dalam perang ketiga di Timur Tengah, setelah Irak dan Afghanistan, meskipun banyak pihak di AS yang tidak berani menyebutnya seperti itu.

Disaat pasukan loyalis Khadafi mulai mengintensifkan serangan mereka kepada wilayah Benghazi, Presiden Obama di Gedung Putih sudah mulai merencanakan serangan udara terhadap Libya berdasarkan Resolusi 1973 yang dikeluarkan oleh DK PBB. Tetapi dirinya dan Menlu Hillary Clinton sepakat bahwa Inggris dan Prancis harus menjadi pemimpin dalam operasi ini.
Ini menyebabkan Hillary harus kembali naik pesawat menyeberangi Samudera Atlantik, setelah baru saja kembali dari Tunisia.

Obama dan Hillary sendiri sepakat bahwa Istri dari mantan Presiden AS Bill Clinton ini, harus duduk bersama dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy.

“Maaf Hillary, sepertinya anda harus kembali menyeberangi (Samudera) Atlantik lagi,” ucap Presiden Obama kepada Hillary, seperti dikutip Vanity Fair.

Jadi setelah hanya beberapa jam dirinya mendarat dari perjalanan ke Tunisia, Hillary pun kembali mengudara ke Paris, Prancis. Pada saat itu jelas sekali “Arab Spring” atau gejolak di Arab pada tahun 2011 ini telah menciptakan kericuhan bukan hanya di Timur Tengah tetapi juga pada Pemerintahan Obama.

sumber:

indofiles.org

0 komentar:

Posting Komentar