Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Selasa, 14 Oktober 2014

Ketika Macet dan Panas di Bekasi Menjadi Bahan Candaan di Media Sosial

|0 komentar

image


Bekasi tengah menjadi bahan candaan di media sosial. Soal cuaca yang panas, dan kemacetan di jam pulang kerja menuju Bekasi dari Jakarta menjadi pemicunya. Tapi orang-orang Bekasi juga yang memulai.

Tak heran kalau di media sosial di twitter dan path banyak yang meme yakni foto yang dikombinasikan untuk membuat lelucon bermunculan soal Bekasi. Soal lokasi dan posisi Bekasi menjadi guyonan.

Pada Kamis (9/10) malam saja, kata Bekasi menjadi trending topic di twitter, karena guyonan itu.

image


Soal isu macet parah di Bekasi ini, menurut seorang warga Affan Majid, Jumat (10/10/2014) sebenarnya dimulai sejak lusa lalu. Pada Rabu ada kecelakaan di kawasan Bekasi Barat dan perbaikan jalan hingga macet parah menuju Bekasi.

Kemudian pada Kamis, ada kecelakaan di sekitar Halim sebelum Cikunir, plus perbaikan jalan alhasil menuju Bekasi butuh ekstra waktu tambahan.

image

image

image

image


Banyak warga Bekasi mengeluh, untuk pulang ke Bekasi lebih lama satu hingga satu setengah jam dari hari biasanya.

"Ya terus jadi ramai itu soal Bekasi, tapi sekarang ke Bekasi memang lebih parah macetnya, mau lewat JORR atau Tol Dalam Kota," tambah Affan.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Kembali soal ramai di media sosial itu, tak hanya menyambar soal Bekasi, wilayah di pinggiran Jakarta juga ikut menjadi candaan. Depok saja misalnya, guyonan 'pergi gelap pulang gelap' juga ramai disebar.

Tapi yang namanya guyonan ya sekedar guyonan saja. Banyak juga yang terpingkal-pingkal dengan kreativitas candaan macetnya dan panasnya Bekasi ini.

Bagaimana menurut Anda warga Bekasi?

Sumber: detik.com



Jumat, 10 Oktober 2014

Wow, Lukisan Gua di Maros Sulsel Lebih Tua Dibanding di Eropa

|0 komentar

Para ilmuwan menemukan sejumlah lukisan kuno di beberapa gua di kawasan pedesaan Maros, Sulawesi Selatan.
Para ilmuwan menemukan sejumlah lukisan kuno di beberapa gua di kawasan pedesaan Maros, Sulawesi Selatan.

Lukisan gua di beberapa gua di Maros, Pangkep, Sulawesi Selatan menggemparkan dunia ilmu pengetahuan internasional. Lukisan cap tangan dan babi hutan itu ternyata setelah diteliti umur pembuatannya mencapai 39,9 ribu tahun yang lalu (tyl) dan 35 ribu tyl. Ini menempatkan lukisan cap tangan di Maros sebagai salah satu lukisan gua paling tua yang pernah dibuat manusia.

Dalam rilis pers yang diterima Republika, Kamis (9/10), Pusat Arkeologi Nasional menjelaskan hasil penelitian gabungan antara peneliti Indonesia dan Australia di Maros memberikan implikasi sangat besar terhadap pemahaman evolus manusia. Terutama yang berkaitan dengan pola perilaku manusia di masa lalu.

"Besar kemungkinan bahwa lukisan dinding gua telah muncul dan berkembang ketika manusia modern awal telah menyebar dari Afrika, termasuk Eropa dan Asia Tenggara," demikian rilis pers Pusarnas.

Ini karena tadinya sebelum penelitian di Maros, arkeolog pada umumnya menganggap lukisan gua di Eropa sebagai satu-satunya yang tertua di dunia. Arkeolog tidak menyangka akan muncul lukisan gua tertua lainnya di luar Eropa, apalagi berasal dari daerah tropis seperti Indonesia.

Tapi penelitian kerjasama antara Pusat Arkeologi Nasional (Indonesia), Universitas Wollongong dan Universitas Griffith (Australia), Balai Peninggalan Cagar Budaya Makasar dan Balai Arkeologi Makasar, telah memberikan sebuah pemahaman baru mengenai umur lukisan dinding gua di Sulawesi Selatan.

Hasil pertanggalan terhadap "lukisan dinding gua" pada situs-situs arkeologi di Maros, Sulawesi Selatan, menunjukkan umur yang tidak jauh berbeda dengan yang ditemukan di Eropa, yaitu minimal sekitar 40 ribu tyl.

"Ini memberikan gambaran bahwa manusia modern awal yang telah menghuni kawasan Sulawesi Selatan telah mengenal seni cadas (rock art) sebagaimana yang terjadi di Eropa pada waktu yang hampir bersamaan," demikian penjelasan Pusarnas.

Berdasarkan data yang ada, sejauh ini para arkeolog di dunia beranggapan bahwa lukisan dinding gua muncul pertama kali di Eropa.

Hal itu didukung oleh penemuan lukisan sederhana (non-figurative) di situs El Castillo, Spanyol yang berumur sekitar 41 ribu tyl.

Sementara di Maros, dalam periode yang hampir sama yaitu 39,9 ribu tyl, manusia Sulawesi sudah melukis secara figuratif yaitu cap tangan dan hewan seperti babi dan anoa.

Hasil penelitian yang menggemparkan ini telah dimuat di majalah jurnal ilmiah bergengsi internasional, Nature. Nature bahkan menempatkan hasil penelitian ini di halaman muka majalah mereka dan memberi halaman khusus.

Sumber: http://nasional.republika.co.id

Permintaan Maaf Pemimpin Masjid Agung kepada Jemaat Gereja Tuai Simpati

|0 komentar


Peserta sholat Idul Adha di Masjid Agung Malang meluber sampai di depan Gereja GPIB Immanuel.

Permintaan maaf pimpinan Masjid Agung di Kota Malang kepada jemaat Gereja Protestan Indonesia di bagian Barat (GPIB) Immanuel terkait kegiatan shalat Idul Adha yang menyebabkan jadwal kebaktian tertunda, mengundang simpati warga melalui jejaring sosial.

Gelombang simpati itu muncul setelah stasiun radio "Suara Surabaya" memuat berita soal permintaan maaf itu di laman Facebook, Twitter dan portal resminya, Minggu (5/10/2014) lalu. Lebih dari 34.000 pengguna Facebook menyatakan like (suka), dan berita ini telah disebar sebanyak 2.776 hingga Kamis (9/10/2014) malam.

Sementara, foto yang menggambarkan aktivitas shalat Idul Adha dengan latar belakang gereja- mendapat  2.000 komentar yang sebagian besar menyatakan simpati atas sikap toleran pimpinan dua tempat ibadah yang letaknya tidak berjauhan itu.

Masjid Agung, yang merupakan masjid berukuran besar dan tertua di Kota Malang, letaknya sekitar 200 meter dari GPIB Immanuel, yang juga salah satu gereja tertua di kota itu.

"Indahnya kebersamaan, bisa saling mengerti dan memahami walaupun berbeda agama," tulis salah-seorang warga. Komentar senada juga diungkapkan para pembaca lainnya.

Ada pula yang berkomentar pendek: "Terima kasih teman-teman, Kristen..." dan banyak pula yang bersimpati sikap pimpinan masjid yang bersedia meminta maaf.

Sebagian berkomentar bahwa toleransi seperti ini sudah dipraktekkan di daerahnya, namun ada yang berharap ini bisa dicontoh di tempat lain di Indonesia. Hanya sedikit yang antipati atau sinis terhadap isi berita tersebut.

Meminta maaf
Seperti shalat Idul Fitri atau Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah peserta ibadah di Masjid Agung mencapai 35.000, sehingga meluber sampai ke depan GPIB Immanuel. Akibatnya, jika waktu ibadahnya digelar secara bersamaan, maka salah-satu pihak harus menunda acara ibadahnya, terutama jemaat gereja.

Hal ini terulang saat shalat Idul Adha pada Minggu (5/10/2014) lalu. Namun, kali ini pimpinan Masjid Agung menyatakan permintaan maaf. "Saya mengucapkan terima kasih kepada gereja dan meminta maaf karena kebaktiannya ditunda," kata Ketua takmir Masjid Agung, Zainuddin Muchit, Kamis (9/10/2014).

Zainuddin sebelumnya sudah mengutarakan permintaan maaf itu di hadapan jemaat shalat Idul Adha. Menurut dia, permintaan maaf kepada jemaat gereja itu harus dilakukan, karena dia membayangkan penundaan tersebut akan menganggu jadwal para jemaat gereja tersebut.

"Biasanya kebaktian jam 6 dan 7 pagi, dan sekarang harus ditunda pukul 9 pagi, padahal mungkin setelah itu mereka ada acara lain dan janjian dengan orang lain," kata Zainuddin.

Sementara, Pendeta GPIB Immanuel, Emmawati Balue mengaku sejak awal sudah mengetahui bahwa jadwal ibadah mereka akan berbarengan. "Jadi kami otomatis agar ibadah pagi diatur, waktunya disesuaikan lagi. Kami sebelumnya sudah beritahu umat," kata Emmawati.

Bertetangga lebih seratus tahun
Sebagai tetangga, menurut Zainuddin dan Emmawati, sikap saling menenggang rasa dan menghormati seperti itu sudah dilakukan sejak lama dan tidak pernah menjadi masalah. "Kami itu bertetangga sudah lebih dari seratus tahun," kata Zainuddin.

"Dalam ajaran Islam, walaupun ada perbedaan agama, tetangga itu harus dihormati," kata Zainuddin yang telah aktif di masjid itu sejak tahun 1980-an.

Sementara, Emmawati Balue mengatakan, mereka selama ini selalu berhubungan baik dengan pimpinan masjid tersebut. "Karena kami menyadari kita' kan ibarat rumah, kita bertetangga bersebelah rumah," kata Emmawati.

"Buat saya, itulah kebahagiaan yang bisa kita bagi sebagai sesama anak bangsa," tambahnya.

Bahkan, apabila pihak gereja Immanuel menggelar ibadah yang dihadiri jemaat yang jumlahnya besar, mereka dapat memarkir mobil atau motor hingga di sekitar Masjid Agung. "Juga menjelang perayaan Natal, teman-teman pengurus masjid, atau remaja masjidnya, ikut menjaga keamanan gereja," ungkap dia.

Sumber: kompas.com

Selasa, 30 September 2014

Pernah Mimpi Berhubungan Seks? Cek Artinya di Sini

|0 komentar


Salah satu mimpi yang aneh namun banyak dialami oleh orang-orang di dunia adalah ketika mereka bermimpi sedang melakukan hubungan seks atau mimpi romantis. Bahkan, kadang dalam mimpi itu, orang yang melakukan hubungan seks dengan kita bukanlah pasangan. 

Nah, ingin tahu apa arti mimpi seks Anda? Dilansir dari Womansday, ada banyak kecenderungan dan faktor yang menyebabkan seseorang bisa mengalami mimpi sedang berhubungan seks. Di antaranya adalah yang berikut ini:

  • Berhubungan Intim Dengan Sesama Jenis

    Mimpi seperti ini cukup banyak terjadi, umumnya karena kedekatan dengan sosok sahabat. Mimpi ini tak menunjukkan orientasi seksual Anda, kecuali Anda memang memiliki hubungan dengan sejenis di dunia nyata.

  • Mimpi Tentang Pria di Masa Lalu

    Hal ini bisa terjadi saat Anda melihat orang yang mengingatkan Anda pada mantan atau ada pemicu kecil yang membuat Anda ingat akan kenangan lama. Hal ini tidak jarang terjadi pada wanita. Bisa jadi karena mereka mengingat kejayaan di masa belia atau bisa jadi Anda sedang mengulangi kesalahan yang sama di masa lampau.

  • Mimpi Tentang Sosok Pujaan Anda

    Mimpi seperti ini menunjukkan adanya kehilangan dalam sebuah hubungan. Anda mencari kualitas emosional dalam hubungan intim, bukan hanya hubungan badan yang bisa memuaskan gairah Anda satu sama lain.

  • Mimpi Tentang Suami Orang

    Sebagaimana tabunya mimpi ini, maka Dr. Hebenick juga mengatakan bahwa ada kecenderungan kita untuk membayangkan bagaimana memiliki suami seperti sosok suami orang tersebut. Yang Anda perlukan adalah mengevaluasi kembali passion Anda pada hubungan pribadi Anda dengan suami. Mungkin ada hal yang membuat Anda tak puas dengan suami atau Anda punya ekspektasi yang tak sesuai dengan kenyataan.

  • Mimpi Dengan Suami, Tetapi Tampak Berbeda

    Menurut Dr. Herbenick, mimpi semacam ini menunjukkan adanya rasa kurang greget dalam pernikahan. Mungkin hubungan Anda dengan hubby sedang sedikit jenuh atau terjebak dalam rutinitas. Disarankan agar kita lebih banyak terbuka dan meningkatkan komunikasi berkualitas dengan suami. Karena, bagaimanapun meski kita tinggal bersama dengan orang yang kita cintai dan tahu apapun tentang dia, selalu ada misteri lain yang belum kita tahu.


Sumber: vemale.com

Minggu, 28 September 2014

Hebaat..... Ahsan/Hendra Beri Emas Kedua untuk Indonesia

|0 komentar



Incheon
- Kontingen Indonesia menambah perolehan medali emasnya menjadi dua, setelah pasangan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan mengalahkan Lee Yong Dae/Yoo Yeong Son di final cabor bulutangkis Asian Games 2014.

Pada laga yang dihelat di Gyeyang Gymnasium, Minggu (28/9) sore WIB, Ahsan/Hendra harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan pasangan Korea Selatan itu, lewat rubber game 21-16, 16-21, dan 21-17.

Di gim pertama, Ahsan/Hendra memulai dengan tidak oke saat mereka kesulitan mengimbangi permainan Lee/Yoo dan tertinggal 7-10. Tapi perlahan mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor jadi 10-10.

Lalu perlahan mereka mampu meninggalkan Lee/Yoo untuk memimpin 17-13 sebelum merebut gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Di gim kedua permainan Ahsan/Hendra menurun dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Alhasil Lee/Yoo mampu memanfaatkannya dan unggul 8-6. Namun Ahsan/Hendra lagi-lagi mampu bikin skor sama kuat 8-8.

Tapi setelah itu Ahsan/Hendra kerepotan lagi dan beberapa kali pukulan mereka dengan mudah dipatahkan Lee/Yoo, yang kemudian memimpin 14-10. Skor sempat sama kuat lagi 15-15, sebelum Lee/Yo memastikan kemenangan 21-16.

Masuk di gim ketiga, Ahsan/Hendra dan Lee/Yo saling kejar mengejar skor hingga sempat sama kuat 12-12, 15-15, dan 17-17. Momentum kemudian diambil oleh Ahsan/Hendra untuk menuntaskan gim ini dengan skor 21-17.

Indonesia pun meraih emas kedua mereka di Asian Games ini, setelah yang pertama diraih juga d cabang ini lewat ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari kemarin.

Kesempatan menambah emas ketiga masih terbuka lebar, juga dari cabang yang sama, andaikan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei besok di final.

Kamis, 25 September 2014

Terapi untuk Mengatasi "Mr P" Loyo.

|0 komentar

|
Ilustrasi

Bertambahnya usia bisa membuat hasrat seksual dan kemampuan penis tidak sebaik sebelumnya. Tentu saja, ketidakmampuan untuk mencapai ereksi alias impotensi ini bisa membuat hidup seorang pria seolah tamat. 

Akan tetapi, sebenarnya banyak yang bisa diperbuat untuk mengatasi kondisi tersebut. Jangan sekadar bertanya kepada teman atau membaca di internet, tetapi datanglah ke dokter dan carilah kemungkinan terapinya. 

"Biasanya mereka baru ke dokter setelah dua atau tiga tahun, dan tidak jarang pasangan mereka yang berinisiatif untuk mengajak," kata Graham Jackson, seorang seksolog.

Pengobatan disfungsi ereksi (DE) akan disesuaikan dengan penyebabnya. Jika impotensi karena faktor psikologis, seperti stres atau depresi, biasanya Anda akan dianjurkan untuk melakukan konseling. 

Untuk kasus impotensi yang disebabkan oleh penyakit kronis, seperti hipertensi atau kolesterol, tentu saja yang harus dilakukan adalah mengatasi penyebabnya. Ini berarti Anda harus hidup lebih sehat. 

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu Anda mengembalikan "keperkasaan" di tempat tidur. 

1. Sildenafil sitrat/Viagra.

Konsumsi sildenafil sitrat, zat aktif dalam obat Viagra, cocok sebagai pertolongan pertama bagi penderita DE. Dokter dapat memberi resep untuk konsumsi Viagra, Cialis, atau Levitra. Tablet tersebut membutuhkan 30 hingga 60 menit untuk dapat bekerja. Viagra akan merelaksasi pembuluh darah di penis sehingga darah mengalir lebih lancar dan membuat ereksi lebih mudah. Efek dari Viagra dan Levitra dapat mencapai 8 jam, sedangkan Cialis mampu mencapai 36 jam. Namun, ereksi tetap hanya akan terjadi jika ada rangsangan.

Konsumsi obat-obatan antiimpotensi memerlukan resep dokter karena ada beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini, misalnya jika Anda juga mengonsumsi obat penyakit jantung. 

2. Suntikan

Terapi ini cocok bagi penderita impotensi karena faktor penuaan atau diabetes yang sudah tidak bisa dibantu dengan obat. Suntikan Alprostadil langsung pada penis dapat membantu ereksi bilamana obat seperti Viagra tidak mempan. Ereksi tersebut biasanya dimulai 15 menit setelah suntikan, dan dapat berlangsung hingga 1 jam. Cara kerja Alprostadil adalah merelaksasi otot dan pembuluh darah sehingga aliran darah ke penis menjadi lancar.

Alprostadil juga terdapat dalam bentuk pelet yang akan dimasukkan melalui lubang penis atau uretra dan nantinya akan diserap ke pembuluh darah. Cara ini memang tidak seefektif suntikan. Sebanyak 10 persen dari penggunanya juga mengeluhkan rasa sakit seperti terbakar.

Ada juga bentuk krim dari Alprostadil bernama Vitaros. Sebuah studi dalam Journal of Sexual Medicine pada tahun 2009 mengklaim bahwa 74 persen dari 1.200 lelaki pengguna Vitaros mengalami ereksi yang lebih baik daripada yang hanya memakai placebo, dengan sedikit efek samping. 

3. Hormon
Konsumsi hormon dapat dipilih sebagai alternatif bagi mereka yang tidak mempan minum obat ataupun mudah kelelahan. Tingkat hormon testosteron lelaki dapat menurun seiring pertambahan usia atau sebagai dampak dari diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan stres. Bila Anda mengalami penurunan libido yang parah, segera tes darah untuk mengukur kadar hormon ini.

Hormon dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet, suntikan, atau gel. Tablet tersebut akan ditempelkan di gusi Anda sehingga akan meleleh secara bertahap hingga 12 jam. Suntikan hormon dapat dilakukan oleh seorang perawat dan mampu bertahan hingga tiga bulan. Untuk bentuk gel, Anda dapat mengoleskannya di dada atau lengan.

Meski diklaim efektif, terapi ini masih kontroversial karena beberapa ahli mengaitkannya dengan bahaya kanker dan penyakit jantung.

4. Operasi
Cara ini cocok untuk mereka yang menderita cedera di tulang panggul atau tulang belakang. Bedah implan juga dimungkinkan dalam kasus-kasus yang cukup parah. Operasi ini melibatkan anestesi umum atau hanya di bagian panggul. Kemudian, ahli bedah akan memasukkan implan silikon ke penis. Silikon tersebut setengah kaku dan tidak bisa kempis.

Implan tersebut punya silinder yang terhubung ke pompa kecil yang ditanam di dalam skrotum dan akan membesar atau ereksi jika dipompa.

Sumber :



Kamis, 18 September 2014

Berapa Lama Idealnya Pria Bertahan di Tempat Tidur?

|0 komentar

ilustrasi


Berapa lamakah idealnya seorang pria harus perkasa di tempat tidur? Banyak pria yang sering kurang percaya diri dengan kemampuannya memuaskan pasangan di tempat tidur. Ada yang menganggap mereka minimal harus bertahan lebih dari satu jam.

Anggapan tersebut wajar saja karena selama ini kita dibombardir dengan tayangan film atau majalah yang membuat pria percaya bahwa wanita menikmati (dan butuh) sesi yang lama.

Sayangnya, kemampuan seks pria tak selalu prima. Dalam penelitian yang dimuat dalam buku The New Naked: The Ultimate Sex Education for Grown-Ups ditemukan bahwa saat penetrasi rata-rata pria hanya bertahan selama dua menit, bahkan kurang.

Meski waktu tersebut terkesan sangat cepat, tetapi kabar baiknya adalah wanita ternyata tak banyak mengeluh dengan kemampuan seksual mereka. Sebenarnya bukan wanita yang ingin seks lebih lama, melainkan justru pria yang ingin memperpanjang kemampuan bercintanya.

Jika Anda sangat ingin memiliki sesi bercinta yang lebih lama dari biasanya, ada beberapa hal yang sebenarnya dapat membantu.

-  Jangan lupa berlatih senam kegel. Pria yang rutin melakukan senam kegel selama 12 minggu diketahui bisa memperlama waktu ejakulasi mereka. Bagaimana melakukan senam kegel?

- Jangan dikejar target. Ketika kita membayangkan hubungan seksual, kita cenderung menetapkan orgasme sebagai target akhir. Padahal, hal tersebut tak selalu perlu. Sebenarnya seks jauh lebih berarti dari orgasme. Ini adalah tentang hubungan, keintiman, kenyamanan, dan kenikmatan.

Jangan paksa diri sendiri harus sudah mencapai orgasme pada menit kesekian. Namun, pikirkan apa yang bisa membuat pasangan merasa lebih baik. Jika orgasme sudah tercapai, jangan langsung merasa seks telah berakhir. Anda bisa melanjutkannya dengan afterplay.

- Lakoni gaya hidup sehat. Ereksi yang kencang berasal dari aliran darah yang lancar. Itu sebabnya, pastikan seluruh pembuluh darah dalam kondisi prima dengan cara hidup aktif, menjauhi rokok, dan makan makanan sehat.

- Fokuslah pada kebutuhan pasangan dan hasratnya seperti kebutuhan Anda sendiri. Pasangan Anda mungkin tidak butuh seks berjam-jam. Mungkin yang sebenarnya ia cari adalah kualitasnya. Apakah pemanasan yang diberikan sudah cukup untuknya mencapai klimaks? Apakah Anda egois hanya menyukai satu posisi tertentu? Terakhir, jika ingin bertahan lama di ranjang, ingatlah bahwa latihan membuat Anda lebih sempurna.


Resiko di Balik Manisnya Minuman Ringan

|0 komentar


Minuman bersoda.

Minuman ringan berdampak tak semanis rasanya. Minuman ini cepat sekali membuat berat badan naik. Dibandingkan makanan, kalori di dalam minuman sifatnya tidak mengenyangkan.


Kalori dalam bentuk cairan dikatakan cepat menaikkan berat badan karena masuk ke dalam tubuh dengan sangat mudah. Minuman itu menghilangkan dahaga tetapi tidak mengenyahkan rasa lapar. Itu sebabnya mereka yang meneguk minuman bersoda yang sangat manis tidak mengurangi jumlah kalori dari makanan yang disantapnya.

"Banyak orang tidak memikirkan apa yang mereka minum dan dampaknya terhadap pola makan keseluruhan," kata Rachel Johnson, PhD, RD, peneliti dari University of Vermont.

Sebaliknya, dengan minuman bersoda itu, ada kecenderungan untuk makan lebih banyak. Studi dari Yale University menganalisa 88 penelitian soal soda dan menemukan kaitan jelas antara asupan soda dan ekstra kalori dari makanan.

"Penelitian paling meyakinkan menyimpulkan bahwa ketika orang meneguk minuman ringan, mereka mengonsumsi lebih banyak kalori dari makanan dibandingkan di hari-hari mereka tidak meneguk minuman ringan," kata Marlene Schwartz, peneliti dari studi tersebut.

Belakangan ini karena tekanan dari masyarakat yang ingin hidup sehat, merek-merek minuman ringan menjual produk soda diet. "Baru ada sedikit bukti bahwa soda diet membantu menurunkan berat badan. Faktanya, sebuah penelitian membuktikan orang meneguk minuman bersoda untuk membenarkan dirinya makan lebih banyak," kata Marion Nestle, profesor gizi dari New York University.

Bukan Pembenaran

Memang minuman soda diet yang nol kalori lebih baik dari minuman soda biasa. "Boleh-boleh saja menikmati soda diet sepanjang tidak menggunakannya sebagai pembenaran untuk membolehkan diri makan lebih banyak. Banyak orang minum soda diet agar bisa makan lebih banyak kue dan cake," kata Nestle.

Tekanan dari masyarakat untuk bisa hidup sehat membuat produsen minuman ringan memproduksi minuman dengan tambahan vitamin dan mineral. Ada juga produk minuman ringan bersoda dengan label zero calorie alias nol kalori.

"Industri minuman termasuk minuman ringan bersoda berpikir bisa menjadi bagian dari gaya hidup seimbang dan sehat," kata Tracey Halliday, juru bicara American Beverage Association. Ia menunjuk produk minuman jus, minuman olah raga, minuman ringan diet bisa menjadi bagian hidup sehat.

"Agak menggelikan kalau memasarkan minuman ringan sebagai minuman sehat. Namun konsumen sekarang membutuhkan makanan dan minuman yang terlihat sehat dan produsen membutuhkan kenaikan penjualan," kata Nestle.

Ia berpendapat sebetulnya sebagian besar dari kita tak membutuhkan tambahan vitamin dari minuman. "Kita tak mengalami kekurangan vitamin. Minuman ringan yang diberi tambahan vitamin tidak menjawab masalah obesitas, penyakit jantung atau kanker," katanya.

Menurut Johnson, bukan vitamin dalam minuman ringan itu yang dibutuhkan tubuh. "Nutrisi yang dimasukkan ke dalam minuman bukanlah nutrisi yang selama ini selalu dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, potassium, folat atau vitamin D," ujarnya.

Ia menyarankan konsumen untuk memilih minuman yang tak hanya melegakan dahaga tapi juga memberikan tambahan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Contoh minuman itu adalah jus buah asli bikinan sendiri tanpa tambahan gula dan susu rendah lemak atau susu skim.

"Minuman seperti inilah yang membantu kita memenuhi kebutuhan gizi dan sesuai dengan rekomendasi kebutuhan gizi dari para ahli," katanya.

Sumber: kompas.com

Senin, 15 September 2014

Horee...... SBY Pilih Pertahankan Pilkada Langsung oleh Rakyat

|0 komentar


YouTube
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam wawancara Suara Demokrat di youtube

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menilai rakyat sudah terbiasa dengan pemilihan umum kepala daerah (pilkada langsung). SBY juga menilai sistem tersebut cocok dengan sistem presidensial yang dianut Indonesia.

"Partai Demokrat, saya pribadi melihat ada dua aspek penting yang mesti kita lihat secara jernih. Pertama begini, sistem pemilihan kepala daerah langsung ini sudah berjalan selama 10 tahun. Rakyat sudah terbiasa," kata SBY dalam sebuah wawancara di akun Suara Demokrat di YouTube yang diunggah pada Minggu (14/9/2014) malam.

Tak hanya menilai bahwa rakyat sudah terbiasa dengan sistem pemilihan secara langsung untuk kepala daerahnya, SBY juga menilai ada benang merah antara pilkada langsung oleh rakyat dan sistem presidensial yang tengah ia jalankan.

"Ini juga segaris dengan sistem presidensial, presiden dipilih secara langsung. Berbeda dengan sistem parlementer, pemimpin, apakah perdana menteri atau jabatan yang setara, dipilih oleh parlemen karena rakyat memilih parlemen," papar SBY.

Atas alasan itu, SBY ingin sistem yang telah berjalan sejak era reformasi tersebut dapat terus dijalankan. Ia pun mengingatkan perlunya menjaga sistem yang lahir dari alam demokrasi tersebut.

"Kalau kita kembali pada pilihan kita, buah dari reformasi yang kita jalankan selama ini, tentunya pilihan kepala daerah langsung itu mesti kita jaga dan pertahankan sebagaimana pula pemilihan presiden secara langsung," ujar SBY.

Meski menilai sistem pilkada langsung oleh rakyat sudah cocok dengan pemerintahan selama ini, SBY memberi catatan dalam pelaksanaannya. Ia mengingatkan, masih maraknya politik uang dalam pilkada langsung.

"Kenyataannya, dalam 10 tahun ini pula banyak ekses yang terjadi dalam pemilihan bagi gubernur, bupati, ataupun wali kota. Dalam pilkada, misalnya, banyak sekali ditengarai penggunaan uang yang tidak jelas. Apakah politik uang atau money politic, ataukah penggunaan uang yang lain," tutur SBY.

Lebih jauh, SBY mengakui bahwa semua pilihan selalu memiliki nilai plus dan minus, yakni pilkada langsung oleh rakyat atau oleh DPRD. Namun, SBY lebih melihat bahwa pilkada langsung perlu dipertahankan. Ia pun menjanjikan, dalam dua hari ini, Partai Demokrat akan memberikan pandangannya secara lengkap tentang RUU Pilkada.

"Kalau saya pribadi, yang telah memimpin selama 10 tahun ini, kalau dulu kita ingin melaksanakan pemilihan secara langsung, ya itulah yang mestinya kita jaga. Akan tetapi, tidak boleh ya sudah itu saja, ada kok kelemahannya. Itu yang kita perbaiki secara fundamental. Itu yang Demokrat sedang pikirkan sekarang ini. Mudah-mudahan satu-dua hari ini kami memiliki posisi yang tepat," tutup SBY.

Sumber: kompas.com

Kamis, 11 September 2014

Ini Alasan Wanita “Memburu” Pria Tua dan Kaya Raya

|0 komentar

salah satu adegan dalam film dokumenter

Usai lulus kuliah, Parinda Wanitwat (23), khawatir dengan kondisi keuangannya karena jumlah utang pada bank untuk biaya pendidikan yang tidak murah. Namun, sebuah artikel pada majalah Vanity Fair mengenai sugar babies atau wanita muda yang berkencan dengan pria tua, menggelitik rasa penasarannya.

Tertarik melihat kehidupan para wanita muda tersebut, akhirnya Wanitwat ia mencoba melihat-lihat situs seekingarrangement.com untuk mengetahui cara kerja para sugar babiestersebut.

"Aku merasa pekerjaan dan situs ini tidak aman untukku," ujar Wanitwat yang bermukim di New York, Amerika Serikat.

Situs tersebut kali pertama beroperasi pada tahun 2006, dan menawarkan jasa untuk mempertemukan pria kaya dan wanita muda cantik, di mana keduanya dapat saling melengkapi kebutuhan masing-masing.

Dalam situs ini, pria kaya setengah baya diistilahkan dengan "sugar daddy", lalu sang wanita panggilan muda cantik disebut dengan "sugar babies".

Gaya hidup yang dianut oleh sejumlah orang tersebut menginspirasi Wanitwat untuk menggarap film dokumentasi bertajuk "Daddies Date Babies", yang direncanakan rilis pada akhir Desember 2014 mendatang.

Saat proses produksi film dokumenter ini, Wanitwat berhasil mewawancarai dua wanita "sugar babies", mereka secara terbuka mengisahkan profesi dan kehidupan sebagai sugar babies.

"Aku memutuskan menjadi sugar babies karena aku tak memiliki pekerjaan dan tumpukan utang, setelah lulus kuliah," ujar Tess Wood (25) pada The Huffington Post. "Saat itu, pekerjaan ini terlihat lebih mudah daripada menjadi pelayan bar,".

Sejauh ini, Wood telah memiliki klien yang tersebar di Chicago, New York, dan Florida. Baginya, jenis hubungan yang ia jalani bersama mereka, sama sekali tidak memberikan kepuasaan batin sebagai seorang wanita.

Lain lagi yang diungkapkan oleh Stephany Xu (23), entrepreneur, sekaligus teman dari Wanitwat. Xu mengatakan ketertarikannya pada pria tua dikarenakan mereka dapat memberikannya kestabilan dalam hal finasial.

Untuk memudahkannya bertemu dengan pria tua potensial, lima tahun yang lalu Xu sempat bergabung dengan Seeking Arrangement, tapi sekarang sudah sama sekali tidak aktif.

"Pria pertama yang aku kenal dari situs ini adalah seseorang yang luar biasa dan tak terlupkan," ujar Xu. "Dia adalah pria yang manis, baik, royal, dan sangat pengertian. Hingga hari ini, aku masih suka bertemu dengannya, tapi sesekali saja,".

Xu mengaku suka berbelanja dengan kartu kredit, dan pria-pria tua yang pernah kencan dengannya memiliki kemapanan finansial yang bersedia membayar semua kebutuhan Xu, sekaligus melunasi utang kartu kreditnya.

"Untuk urusan bayar membayar tak menjadi kewajiban dalam hubunganku dengan kekasihku yang sudah berumur. Itu seperti sesuatu yang terjadi begitu saja," terangnya.

Xu dan Wood mengaku jenis hubungan yang mereka jalani lebih "terhormat" dibandingkan dengan pelacuran dan sebagainya. Keduanya mengatakan bahwa beberapa klien mereka telah memberikan akses pada lingkup sosial yang sebelumnya tidak terjangkau, dan juga memberikan standar gaya hidup yang mendorong semangatnya untuk lebih giat mencari uang.

Xu sendiri kini tengah menjalani hubungan serius dengan seorang pria tua yang selalu mengajaknya makan malam di tempat mahal, berbelanja, dan berdisko setiap malam. Kehidupan demikianlah yang memang ia dambakan selama ini.

Sumber :

Senin, 08 September 2014

Hindari Kebiasaan Memainkan "Gadget" Sebelum Tidur

|0 komentar

Ilustrasi

Banyak orang yang merasa belum bisa terlelap jika belum mengecek gadgetnya, entah itu untuk membaca postingan terbaru dari teman atau mengirim pesan di grup. Walau terkesan tak berbahaya tapi kebiasaan main gadget sebelum tidur sebenarnya merusak kesehatan.

Menurut penelitian yang dimuat GigaOm, cahaya biru artifisial yang dipancarkan layar gadget dapat merusak siklus tidur dan kesehatan. Alasannya, cahaya biru memengaruhi produksi melatonin dalam tubuh, hormon yang menyebabkan rasa kantuk. Selain itu, melatonin ternyata juga berguna untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker dan penyakit lain.

Pada 2012 para ahli dari Harvard melakukan sebuah studi terhadap sepuluh orang yang bekerja pada malam hari. Ternyata ritme sirkadian mereka berubah karena jam kerja itu. Gula darah mereka meningkat, sehingga mereka masuk ke tahap pra-diabetes. Kadar leptin dalam tubuh mereka pun menurun. Pasalnya, hormon ini yang menyebabkan rasa kenyang setelah makan.

Berikut beberapa alasan mengapa kebiasaan menggunakan peralatan elektronik sebelum tidur atau membiarkan televisi menyala saat kita tidur sebaiknya mulai ditinggalkan:

1. Merusak mata
Para ahli mata menemukan bahwa remaja cenderung punya tingkat stres retina yang lebih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan degenerasi makula atau gangguan penglihatan yang biasanya dialami orang berusia tua. Dalam kasus yang ekstrim, retina yang stres dapat menyebabkan kebutaan. Selain itu, cahaya gadget dapat meracuni retina.

2. Rentan penyakit
Menurut Perpustakaan Obat Nasional AS (USNLM), kekurangan melatonin membawa risiko yang lebih besar bagi kesehatan karena meningkatkan risiko terkena kanker payudara, ovarium, dan prostat.

3. Pengaruhi mood
Cahaya biru juga dapat memengaruhi mood seseorang.  Dalam penelitian, tikus yang punya kadar rendah melatonin akan lebih mudah depresi.

Kamis, 04 September 2014

QNET: MLM Bisnis Gaya Hidup atau Money Game Semata?

|0 komentar

bg_Bars_en

Pic: QNET Official

QNET (dulunya Questnet) merupakan perusahaan multi-level marketing (MLM) didirikan pada tahun 1998. Menjelang usia 15 tahun ini, QNET mengklaim telah memiliki member dan konsumen di lebih 100 negara. Berkantor pusat di Hongkong, QNET saat ini memiliki 25 kantor/keagenan dan lebih 50 stockist yang tersebar di 22 negara. Di Indonesia sendiri QNET berkantor di Jakarta, Surabaya dan Denpasar dengan didukung dua stockiest di Pontianak dan Balikpapan.

Lalu mengapa begitu banyak kontroversi tentang QNET. Benarkah QNET merupakan bisnis piramida atau bisnis tipuan sehingga hanya bisa berkembang di desa-desa dan tidak bisa menembus negara maju?

Produk QNET

Ketika diluncurkan pertama kali tahun 1998, QNET (kala itu disebut Questnet) hanya mempromosikan koin emas dan perak unik melalui sistim MLM. Tidak lama kemudian bisnis koin koleksi tersebut mendapat sorotan dan disebut money game yang dinyatakan illegal di beberapa negara. Questnet di demo oleh para membernya dan petinggi-petinggi Questnet kala itu berurusan dengan hukum.

Beberapa tahun berselang, Questnet kembali muncul dengan nama baru: QNET dengan produk yang lebih beragam tetapi tetap mempertahankan cara pemasaran jaringan atau sistim MLM. Kini produk QNET telah merambah dunia produk energi, makanan suplemen, perawatan kulit, telekomunikasi, barang mewah (jam tangan dan perhiasan), produk pengaturan berat badan, peralatan rumah tangga, pendidikan online, dan paket liburan.

Di Indonesia, produk QNET yang terkenal antara lain produk energy seperti Biodisc dan Chi Pendant. Meski QNET mengatakan bahwa produk-produk energy tersebut bukanlah obat, tetapi banyak testimonial para penggunanya yang memanfaatkannya untuk tujuan-tujuan kesehatan bahkan peyembuhan. Belakangan produk peralatan rumah tangga seperti penyaring air Homepure juga menjadi pilihan diantara ratusan jajaran produk QNET.

Peluang Bisnis atau Money Game?

Sebagaimana perusahaan MLM lainnya, QNET memberikan peluang kepada setiap membernya untuk menjadi distributor produk-produk yang diedarkan oleh QNET. Untuk menjadi member QNET, Anda harus*:

  1. Membayar biaya Pendaftaran : $10 (sekitar Rp100 ribu)
  2. Memilih dan membeli salah satu produk mulai harga $370  sampai $12.500 (sekitar Rp3,6 juta – Rp124 juta).
  3. Membayar biaya tahunan: $30 (sekitar Rp300 ribu).

Sebagai distributor, para member berhak mendapatkan bonus atas penjualan produk yang dilakukan member tersebut dan jaringannya.

Besarnya bonus QNET secara garis besar terbagi 2 yaitu:

  1. Retail Profit, ada juga yang sebut bonus langsung. Bonus ini diperoleh seorang member saat berhasil menjual stau produk ke calon member/konsumen. Besarnya bonus adalah sebesar selisih harga member dengan harga katalog. Masing-masing produk memiliki selisih harga sendiri dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan QNET.
  2. Step Commission, kebanyakan menyebutnya bonus pasangan. Bonus ini diperoleh saat seorang member memperoleh jumlah penjualan tertentu di jaringannya dan dihitung berdasarkan poin produk yang disebut BV (Business Volume). Besarnya Step Commission adalah $225 – $300 per step, sesuai level member tersebut.

Pembayaran bonus dilakukan melalui cek, e-card (e-money khusus QNET) atau transfer tunai ke rekening member (QashOut).

Dalam prakteknya, beragam tanggapan masyarakat menyikapi bisnis QNET. Tidak sedikit berita miring yang beredar, termasuk isu-isu penipuan yang sempat marak diberitakan media massa.

Di berbagai negara, termasuk di beberapa daerah di Indonesia, tidak sedikit yang mencurigai QNET sebagai bisnis money game karena presentasi-presentasi yang diadakan para member QNET lebih banyak berbicara tentang rekruitmen dan bukan menjual produk, sehingga terkesan seperti praktek piramida (phonzi atau arisan berantai). Meski QNET jelas menyatakan bahwa QNET bukanlah cara pintas untuk sukses, tidak sedikit member QNET yang memberikan janji-janji berlebihan tentang potensi keuntungan bisnis QNET.

Selain itu, kecurigaan money game muncul dari mahalnya harga produk-produk QNET dibandingkan produk sejenis, sehingga terkesan sebagai sarana mengumpulkan uang dalam jumlah besar dari para membernya. Hal ini dapat juga dilihat dari peningkatan harga produk QNET dari waktu ke waktu yang sangat signifikan, sehingga memperkuat aroma setor menyetor duit alias money game.

Praktek Tidak Terpuji

Berbagai informasi di masyarakat juga menyebutkan bahwa banyak oknum member QNET yang menaikkan harga produk dari harga normal tanpa menjelaskan secara terbuka alasan kenaikan harga tersebut. Beberapa daerah bahkan melaporkan penipuan upline yang membawa kabur uang para calon member atau tidak mencairkan bonus sebagaimana dijanjikan. Produk yang seharusnya diterima dalam hitungan hari, kadang mundur menjadi berbulan-bulan atau tidak diterima sama sekali. Akibatnya, tidak sedikit yang mengeluh merasa tertipu.

942110_668450616504369_1586092047_n

Sebagian dari ratusan produk QNET (QNET Official)

QNET, pada dasarnya merupakan bisnis legal. Keberadaannya di Indonesia diwakili oleh badan usaha bernama PT QN International Indonesia. Munculnya berbagai berita miring tentang QNET selama ini diduga sepenuhnya karena praktik-praktik tidak terpuji yang dilakukan oleh para member QNET sendiri, sebagaimana dijelaskan di atas. Bisnis QNET dan member QNET, dua entitas yang terpisah, tetapi saling mempengaruhi dalam pelaksanaan bisnis.

Sepintas, munculnya perilaku illegal tersebut kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:

  1. Sistim bisnis QNET saat ini murni e-commerce, alias semua transaksi resmi harus dilakukan melalui internet dengan menggunakan kartu kredit atau e-card (e-money khusus QNET). Sementara penduduk Indonesia terutama yang di pedesaan masih banyak yang belum paham internet, termasuk sistim bisnis QNET. Akibatnya muncul celah yang rentan dimanfaatkan oleh upline atau leader QNET untuk mempermainkan data dan informasi QNET.
  2. Meski dijalankan secara e-commerce, QNET belum sepenuhnya menjalankan bisnis secara online. Bila seseorang melakukan pemesanan produk lewat internet, produk tersebut tidak dikirimkan langsung oleh kantor QNET Indonesia, tetapi harus diambil ke kantor QNET atau stockiest. Bisa dibayangkan jika pembeli bertransaksi online di Manado, harus mengambil ke Jakarta atau Surabaya. Pun jika memilih opsi tidak mengambil langsung ke kantor, QNET akan mengirimkannya otomatis dari kantor Hongkong atau Malaysia, yang mana pengiriman ini memakan waktu minimal satu bulan. Dalam prakteknya ada member yang menunggu produk sampai lebih 3 bulan.  Suatu hal yang tak lazim di dunia online shopping.
  3. Sistim pembayaran bonus masih menyulitkan member. Penggunaan metode e-card dan internet membuat ketergantungan yang tinggi terhadap upline atau leader sehingga rawan penyelewengan dan penipuan. Bahkan banyak member yang percaya bahwa bonus QNET dibayarkan oleh upline. Sementara penggunaan QashOut sangat memberatkan para member karena adanya potongan biaya yang tinggi setiap transaksi dan adanya potensi kerugian selisih kurs.
  4. Mekanisme pengawasan QNET sepertinya belum memberi efek signifikan untuk menertibkan perilaku salah di kalangan member. QNET terkesan lepas tangan. Berbagai isu mengatakan bahwa kemungkinan QNET serba salah terutama untuk menindak para member atau jaringan tertentu yang telah berkontribusi besar bagi QNET selama ini.

Selain itu, QNET juga menghadapi tudingan berupa informasi-informasi keliru yang menyesatkan, antara lain:

  1. QNET bukan MLM. Yang benar, QNET merupakan perusahaan MLM (kadang disebut juga network marketing). Tidak ada yang salah dengan mlm. Yang salah adalah penerapannya di lapangan yang sering membuka jalan ke praktek-praktek penipuan atau money game.
  2. QNET merupakan jaminan kesuksesan. Melalui panduan resminya, QNET menegaskan dan tidak pernah menjanjikan keberhasilan atau kekayaan. Untuk mencapai kesuksesan finansial, seorang member QNET harus menjadi penjual produk (distributor) aktif dan mempromosikannya kepada orang lain. Besarnya bonus yang diperoleh seorang member adalah sesuai dengan keaktifan melakukan penjualan dan membina jaringan di bawahnya.
  3. QNET melalukan investasi besar di Indonesia. Sejauh ini, QNET tidak melakukan investasi apapun di Indonesia. Produk-produknya kebanyakan dibuat atau dirakit di negara lain termasuk China. Ke depan, QNET kemungkinan juga akan merakit salah satu produknya yaitu pemurni udara, di India.
  4. Petinggi-petinggi QNET ditangkapi di Indonesia dan berbagai negara. Isu ini sudah sangat lama ditemukan di Wikipedia. Petinggi-petinggi QNET mungkin pernah berurusan dengan hukum, tetapi tidaklah ditangkapi. CEO Qi Group (induk perusahaan QNET), Vijay Eswaran bahkan tercatat sebagai salah seorang usahawan berhasil di Asia dan sering menjadi pembicara di forum-forum bisnis internasional, termasuk World Economic Forum.

Untuk menghadapi tantangan permasalahan di lapangan serta internal system yang belum mendukung, QNET harus banyak berbenah dan meningkatkan pelatihan-pelatihan bagi para membernya.

Meski menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnisnya, QNET tetap percaya diri dan ekspansif. Pada bulan September 2012 lalu QNET menggelar pertemuan akbar yang disebut V-Con di Bogor, Indonesia dan berhasil mengumpulkan sekitar 8000 membernya. Bulan Mei 2013 lalu, acara besar serupa digelar besar-besaran di Kuala Lumpur, Malaysia. QNET juga aktif dalam mengikuti aktivitas bisnis, mesponsori berbagai kegiatan olahraga internasional serta menjalankan berbagai misi sosial melalui Rhythm Foundation.

Apakah QNET merupakan Bisnis yang Tepat untuk Anda?

Sebagaimana  saat menganalisa perusahaan MLM lainnya, QNET dapat menjadi bisnis yang baik bagi orang yang tepat. Untuk menjawab pertanyaan di atas Anda perlu memastikan ke diri Anda:

  • Apakah Anda memerlukan salah satu produk QNET?
  • Apakah Anda ingin dan mau menjadi distributor produk QNET?
  • Apakah Anda dapat mempromosikan produk QNET kepada orang lain?
  • Apakah Anda memahami tata cara bisnis QNET dengan baik?

Jika Anda menjawab tidak, kemungkinan Anda berpotensi menjalankan bisnis QNET secara money game, yaitu hanya mengajak orang menyetor uang, lalu meminta orang tersebut mengajak orang lain menyetor uang dan selanjutnya. Orang yang tidak tepat akan menjadikan QNET sebagai bisnis piramida alias arisan berantai.

Sumber: http://howmoneyindonesia.com/2013/06/05/qnet-bisnis-gaya-hidup-usaha-legal-atau-penipuan/


Chairul Tanjung: Mahasiswa Teladan di Kedokteran Gigi yang Menjadi Raja Bisnis

|0 komentar

http://studentpreneur.co/wp-content/uploads/2014/08/Chairul-Tanjung.jpg

Di tengah ramainya daftar orang terkaya Forbes yang mengaku dropout dari bangku kuliah, barangkali membuat Anda galau untuk menghentikan pendidikan Anda. Jangan dulu. Mungkin kita bisa belajar dari sosok seorang Chairul Tanjung. Meskipun dunianya kini jauh berbeda dari bangku perkuliahannya, nyatanya beliau tetap menamatkannya. Beliau bahkan merupakan mahasiswa teladan tingkat nasional 1984-1985.

Chairul Tanjung terlahir dari keluarga yang awalnya berada. Ia adalah anak seorang wartawan pemilik surat kabar dengan oplah yang lumayan. Akan tetapi, saat Chairul Tanjung SMP, usaha ayahnya terpaksa harus gulung tikar karena dituding sebagai antek Orde Lama. Kala itu, terjadi pergantian ke era Orde Baru. Di era Soeharto ini, kebebasan media memang dipasung. Dan sang ayah, A.G. Tanjung, adalah ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Ranting Sawah Besar.

Keadaan ini memaksa mereka untuk menjual semua aset, termasuk rumah dan pindah ke sebuah losmen dengan kamar yang sempit. Di sinipun, mereka tidak kuat terus-menerus membayar biaya sewa sehingga mereka kemudian memutuskan pindah ke daerah Batutulis, salah satu kantong kemiskinan di Jakarta. Rumah tersebut adalah rumah nenek Chairul, dari ibundanya, Halimah. Orang tuanya bahkan tidak sanggup membayar uang kuliah Chairul yang waktu itu hanya sebesar Rp 75.000.

"Tahun 1981, saya diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI)," ungkapnya dalam buku biografi 'Chairul Tanjung, Si Anak Singkong' yang ditulis oleh Tjahja Gunawan Adiredja. "Diam-diam, ibu saya menggadaikan kain halusnya ke pegadaian untuk membayar uang kuliah saya."

Mendengar kabar ini, sejak saat itulah beliau bertekad untuk tidak meminta uang lagi kepada orang tuanya. Maka sembari kuliah, beliau memulai bisnis kecil-kecilan. Mulai dari fotokopi, berjualan buku kuliah stensilan, usaha stiker, kaos, dan aneka barang lain di kampus. Hasilnya pelan-pelan dikumpulkan untuk membuka kios peralatan kedokteran dan laboratorium kedokteran gigi meski kemudian bisnisnya bangkrut. "Yang nongkrong lebih banyak ketimbang yang beli," katanya.

Sekitar 2 tahun kemudian beliau kembali berbisnis. Kali ini, beliau menggandeng dua orang rekannya untuk mendirikan PT Pariarti Shindutama, sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu anak-anak untuk diekspor. Modalnya diperoleh dari Bank Exim sebesar Rp 150 juta. "Dengan bekal kredit tersebut saya belikan 20 mesin jahit merek Butterfly," katanya. Di awal 3 bulan, bisnisnya terlunta-lunta tanpa pesanan. Di saat terancam bangkrut, datanglah pesanan 160.000 pasang sepatu dari pengusaha Italia. Kemudian bisnisnya terus berkembang. Namun, karena adanya perbedaan visi dengan kedua rekannya, Chairul Tanjung memilih pisah.

Inilah cikal bakal Chairul Tanjung mendirikan Para Group, sebuah kerajaan bisnis yang bergerak  pada tiga bisnis inti: jasa keuangan yakni Bank Mega, media seperti Detik, TransTV, Trans7, dan properti mulai dari  Bandung Supermall, Carrefour, hingga Trans Studio. Lompatan besarnya bermula ketika beliau memutuskan untuk mengambil alih kepemilikan Bank Mega pada 1996. Beliau mampu mentransformasi bank kecil yang sedang sakit-sakitan itu menjadi bank besar yang disegani.

Pilihannya untuk terjun ke dunia entrepreneur mungkin memang jauh dari kedokteran gigi. Namun keputusannya ini justru menempatkannya di jajaran orang terkaya di Indonesia. Pada tahun 2010, Forbes menilai total kekayaan bersihnya sebesar $1 miliar. Chairul Tanjung kemudian merubah nama Para Group menjadi CT Corp pada tanggal 1 Desember 2011.

"Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya. Beliau kini getol menjalani berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia. Itulah sekilas kisah hidup Chairul Tanjung, seorang entrepreneur yang tidak mau kalah dengan nasib. Jutaan lapangan pekerjaan merupakan salah satu kontribusinya bagi Indonesia.

Sumber: http://studentpreneur.co/chairul-tanjung-mahasiswa-teladan-di-kedokteran-gigi-yang-menjadi-raja-bisnis/

Rabu, 03 September 2014

Demi Mempertahankan Jilbab, Muslimah ini Rela Mundur sebagai Karyawan Bank dan Bayar Denda 10 Juta

|0 komentar


Hidayah bagi hamba Allah bisa datang kapan saja dan melalui peristiwa yang tidak diduga-duga. Itulah yang terjadi pada diri Suryani Wahyu Lestari, perempuan ini mendadak memutuskan menutup seluruh auratnya (memakai jilbab), setelah dirawat beberapa hari di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru.

"Saya memutuskan memakai jilbab sekitar dua minggu setelah keluar dari rumah sakit. Sebelumnya saya terus didukung abang kandung saya dan sahabat-sahabat saya menggunakan jilbab, namun jujur saja ketika itu hati saya belum tergerak ke sana (memakai jilbab). Saya waktu itu masih berfikir, kalau ibadahnya belum mantap, jangan dulu pakai jilbab. Anehnya, dua minggu setelah keluar dari rumah sakit, Bulan Ramadan lalu, saya merasa tidak pantas lagi dan merasa malu memakai rok pendek. Saya berfikir, bagaimana kalau sedetik lagi nyawa saya dicabut malaikat, sementara saya dalam keadaan tidak menutup aurat," cerita gadis yang akrab dipanggil Ayi tersebut, Minggu (31/8/2014).

"Saya jadi malu, karena ketika memakai rok pendek, kemana pun saya pergi saya merasa laki-laki selalu memperhatikan bagian tubuh saya yang tidak tertutup. Di tempat kerja, karena harus memakai rok agak pendek saya juga merasa tubuh saya selalu jadi sasaran mata laki-laki, sehingga saya merasa malu dan tidak nyaman," sambungnya.

Setelah memakai jilbab, Suryani mengaku merasa hidupnya lebih nyaman dan lebih terhormat sebagai perempuan. Ibadahnya juga lebih baik dibanding sebelumnya. "Rasanya ibadah saya juga lebih khusyuk. Mungkin jilbab yang saya pakai sekarang belum termasuk kategori jilbab syar'i, tapi saya yakin Allah akan mengarahkan saya ke sana (hijab syar'i)," harapnya.

Ada beberapa konsekuensi yang harus diterima Ayi terkait keputusannya menggunakan jilbab, salah satu di antaranya dia harus mengundurkan diri sebagai karyawati salah satu bank swasta, sebab karyawati bank tersebut tidak dibolehkan menggunakan jilbab. "Banyak orang bilang saya bodoh karena mundur sebagai pegawai bank hanya gara-gara jilbab. Biar saja orang bilang saya bodoh, karena saya sangat yakin, keputusan yang saya ambil adalah yang terbaik bagi saya," ucapnya dengan mantap.

Suryani tidak hanya harus mundur, namun juga membayar denda Rp10 juta kepada bank bersangkutan, sebab mundur sebelum masa kontrak kerja berakhir. "Meskipun harus mundur dan membayar denda, tapi saya tetap bersyukur pernah bekerja di bank tersebut, karena di sana saya berkesempatan belajar dengan orang-orang hebat," ungkapnya.

Gadis yang lahir di Kota Pekanbaru tahun 1995 ini mengaku, ibunya termasuk orang yang kaget ketika dia menyatakan ingin memakai jilbab. "Namun setelah saya menjelaskan alasannya, ibu saya akhirnya bisa memahaminya dan mendukung keputusan saya," jelasnya.

Ayi melanjutkan, masalah lain yang dihadapinya ketika awal memutuskan berjilbab adalah pakaian yang dimilikinya sedikit sekali yang bisa dipadukan dengan jilbab. "Karena dulu saya sering shooting dan ikut modeling, jadi pakaian saya itu umumnya seksi," ujarnya.

Kini, setelah berjilbab, dia juga harus menolak tawaran pekerjaan dari dunia entertain. "Padahal dulu, shooting itu termasuk hobi terbesar saya, tapi setelah berjilbab saya tak mau lagi menggunakan pakaian pendek. Jadi saya juga harus kehilangan dunia keartisan, padahal dulu cita-cita besar saya tu menjadi artis," urainya.

"Tapi saya tak menyesal. Selagi saya selalu berusaha berada di jalan Allah, saya yakin Allah selalu bersama saya. Innallaha ma'ashobirin, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar," kata Ayi dengan mantap.

Dengan telah memutuskan menggunakan jilbab, gadis manis ini berharap dia bisa terus memperbaiki dirinya sesuai tuntunan Agama Islam, sehingga nantinya benar-benar menjadi wanita shaleha. "Mudah-mudahan jadi bidadari surga. Amin," ucapnya.

Ayi berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan yang baik, yang tidak menghalanginya mematuhi ajaran agama yang diyakininya. "Mudah-mudahan saya bisa bekerja di bank syariah nantinya," harap Ayi.

"Dan yang lebih penting, mudah-mudahan dengan berjilbab, Allah akan memilihkan lelaki yang sangat saleh dan bertanggung jawab sebagai jodoh saya. Amin," harapnya lagi.

Semoga Allah SWT mengijabah doa Suryani Wahyu Lestari. Amin. 

Sumber: http://www.islamedia.co/2014/09/demi-mempertahankan-jilbab-muslimah-ini.html

Kamis, 17 Juli 2014

Pangdam Jaya: Saya Tantang Pak Ahok...

|0 komentar


Seusai mencoblos di TPS 065, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama blusukan ke Waduk Pluit, Jakarta Utara, Rabu (9/7/2014).
Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono menantang Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Tantangan tersebut ialah berupa menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang marak dan menormalisasi kali di beberapa wilayah DKI Jakarta.

"Saya tantang Pak Ahok. Ayo punya program apa? Bersihkan pedagang kaki lima, sungai, kali? Ayo saya tantang," kata Mulyono seusai berbuka puasa bersama di Makodam Jaya, Jalan Mayjen Soetoyo No 5, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (15/7/2014).

Tantangan tersebut merupakan wujud partisipasi TNI dalam rangka mendukung program Pemprov DKI. Pihaknya pun siap menurunkan ribuan personel untuk pelaksanaan program tersebut.

"Kami punya program Karya Bakti yang bisa dimanfaatkan Pemprov DKI dengan personel yang berada di jajaran Kodam Jaya sebanyak 13.000 personel," kata Mulyono.

Program Karya Bakti itu, tambah Mulyono, bisa diperbantukan untuk menertibkan PKL yang masih marak. Salah satunya ialah para PKL di kawasan Monas. Selain itu, personelnya juga siap diturunkan untuk aksi bersih-bersih kali, sungai, waduk, dan lainnya. Bahkan, untuk diperbantukan, personelnya siap untuk merenovasi gedung sekolah-sekolah yang rusak.

"Pada prinsipnya, Kodam Jaya siap turun tangan jika sewaktu-waktu diminta bantuan oleh Pemprov DKI karena jika Jakarta bersih, indah, dan tertib, tentunya masyarakat akan merasa lebih nyaman dan aman," katanya.

Sumber: kompas.com

Senin, 14 Juli 2014

Beda Hiperseks pada Wanita dan Pria

|0 komentar

Ilustrasi

Seperti halnya pada setiap jenis ketagihan, hiperseks atau ketagihan seks juga bisa berakibat buruk. Mereka yang menderita hiperseks bisa mengorbankan karier dan kesehatan mereka demi memenuhi hasratnya.

Dalam sebuah penelitian di Jerman terhadap 1000 wanita, diketahui dari jumlah responden yang tergolong sering berhubungan seksual, ternyata 3 persen diantaranya masuk dalam kategori hiperseks.

Gangguan seksual tersebut ternyata berkaitan erat dengan seringnya melakukan masturbasi dan pornografi.

"Frekuensi masturbasi, penggunaan pornografi dan jumlah pasangan seksual sangat terkait dengan tingginya tingkat hiperseksual," kata ketua epenliti Verena Klein, dalam Journal of Sexual Medicine.

Hasil penelitian yang dilakukannya menunjukkan hasil yang berbeda dengan anggapan sebelumnya bahwa wanita yang hiperseksual hanya melakukan perilaku pasif.

Walau ketagihan seks pada wanita mirip dengan pria dalam hal penggunaan konten pornografi, masturbasi terlalu sring, dan hubungan seks, tetapi wanita yang hiperseks kebanyakan adalah biseksual.

Sementara itu, pria yang hiperseksual mayoritas adalah heteroseksual atau hanya menyukai lawan jenis.

Ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko terjadinya hiperseks, antara lain pernah mengalami pelecahan seksual pada usia kanak-kanak, merasa malu dengan kebiasaan seksual, tidak mampu menghentikan kebiasaan seksual meski tahu itu tidak benar, dan melakukan praktik seksual yang jelas bertentangan dengan hukum, misalnya prostitusi.

Jumat, 11 Juli 2014

Anjloknya saham VIVA dan MNC sebab quick count menangkan Prabowo

|0 komentar

Anjloknya saham VIVA dan MNC sebab quick count menangkan Prabowo 

Talkshow tvOne.

Indonesia baru saja menggelar pesta demokrasi yaitu pemilihan langsung presiden dan wakil presiden untuk periode 5 tahun mendatang. Pemilihan presiden berjalan lancar dan aman, namun masih ada yang mengganjal yaitu perbedaan hasil quick count atau hitung cepat.

Proses hitung cepat di televisi milik politisi Harry Tanoesoedibjo dan Aburizal Bakrie berbeda dengan media lainnya. Dalam televisi ini, pasangan Prabowo-Hatta memenangkan pemilihan dan mengalahkan pasangan Jokowi-JK. Perbedaan tayangan ini ternyata berdampak pada pergerakan saham milik kedua konglomerat tersebut.

Head of Research Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan dengan menayangkan hasil hitung cepat yang berbeda akan mempengaruhi kredibilitas media tersebut. Ini secara langsung akan mempengaruhi iklan yang masuk yang kemudian investor akan mulai meninggalkan saham ini.

"Iklan mereka jangka panjang juga akan berpengaruh. Risiko mencantumkan hasil quick count yang tidak disukai tapi bisa jadi strategi. Kalau Prabowo menang dan ternyata benar kan ada pendapatan lain. Kalau ternyata salah itulah pertaruhan," ucap Satrio ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (11/7).

Pada perdagangan kemarin Kamis (10/7), saham Visi Media Asia Tbk, yang membawahi tvOne, antv, portal berita viva.co,id turun hampir 4,85 persen ke level 255 rupiah per lembar saham. Di awal perdagangan, harga saham perusahaan milik keluarga Bakrie ini di buka 267 per lembar saham.

Sama halnya dengan saham Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) juga mengalami penurunan hampir 3,66 persen ke level 2,630 Pada awal perdagangan saham MNC berada pada level 2,780 per lembar saham.

Menurut Satrio, kondisi ini akan sangat mempengaruhi kepercayaan investor ke perusahaan tersebut. Bahkan menurut teori yang diucapkan Satrio, saham milik Aburizal Bakrie dan Harry Tanoesoedibjo tersebut akan terus menurun hingga rekapitulasi suara selesai dari KPU.

"Kalau secara teoritis memang harusnya menunggu sampai 22 Juli nanti. Tapi saya kira pelemahan ini cuma 2-3 hari karena memang mungkin ada isu lain, tapi kita akan lihat lah," tegasnya.

Satrio bahkan membandingkan pergerakan saham Visi Media Asia Tbk dan Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dengan saham SCTV. Pada perdagangan kemarin, saham SCTV disebut naik imbas kepercayaan masyarakat atas tayangan hasil quick count.

"SCTV malah naik karena menayangkan hasil hitung cepat yang disukai masyarakat. Tapi MNC sebenarnya sudah agak lama pergerakan sahamnya memang tidak begitu menarik semenjak pertumbuhan ekonomi menurun. Saham MNC terus melemah," tutupnya.

Hingga penutupan perdagangan kemarin, saham MNC terseok 160 poin atau mencapai 5,86 persen dan ditutup di level 2,570 poin. Hampir sama dengan saham MNC, saham Visi Media Asia Tbk (VIVA), yang membawahi media televisi tvOne,antv, serta portal berita viva.co.id, terjun ke level 250, turun 18 poin atau sebesar 6,72 persen.

Sumber: merdeka.com

Bagaimana Cara Kerja "Quick Count"?

|0 komentar


Quick count Pilpres 2014.

Pasca-pemungutan suara pemilu presiden 9 Juli 2014, publik dihadapkan pada dua versi hasil hitung cepat atau quick count yang hasilnya berbeda. Delapan lembaga survei menempatkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dibandingkan rivalnya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sementara itu, empat lembaga survei lainnya menunjukkan hasil yang sebaliknya, Prabowo-Hatta menempati urutan pertama.

Bagaimana sebenarnya sebuah lembaga membangun dan membuat agar mesin quick count bekerja?

Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia Hamdi Muluk mengatakan, quick count atau Parallel Vote Tabulation (PVTs) merupakan alat yang diadopsi dari The National Democratic Institute (NDI). Hamdi menjelaskan, quick count adalah alat untuk mengetahui hasil pemilu secara cepat dengan mengambil sampel di tempat pemungutan suara (TPS).

"Quick count bukan sekadar untuk tahu pemilu saja, tapi juga sebagai perbandingan dengan hasil resmi KPU (Komisi Pemilihan Umum). Jadi bisa dibilang ini adalah alat untuk mengawal demokrasi," kata Hamdi, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/7/2014) petang.

Berikut tahapan-tahapan kerja lembaga survei saat melakukan quick count:

1. Menentukan sampel TPS
Langkah pertama membangun mesin quick count adalah menentukan sampel TPS. Hamdi mengatakan, sampel TPS yang diambil harus diambil secara acak dan representatif dengan mewakili karakteristik populasi di Indonesia.

"Semakin besar jumlah sampel TPS yang diambil, semakin kecil tingkat kesalahan atau margin of error," kata dia.

Sementara itu, Manajer Riset Poltracking Arya Budi juga menyatakan, makin besar jumlah sampel yang diambil, makin akurat hasil yang didapat. Dia juga mengatakan, metode acak (random sampling), terutama multistage random sampling juga ikut menjadi penentu akurasi selain jumlah sampel.

"Hampir semua quick count memakai metode pengacakan sehingga persebaran merata dan proporsional. Kalau di luar pengacakan, hasilnya bisa jadi berbeda meski jumlah sampelnya sama-sama 2.000 TPS," ujar Arya.

Dia menjelaskan, penentuan sampel di Poltracking dilakukan di tingkat pusat. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, kata Arya, penentuan sampel harus dilakukan mulai dari nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga TPS.

"Titik krusial quick count ini ada di sampling (penentuan sampel). Semakin ketat melakukan sampling, semakin bagus (hasilnya). Akurasi berbicara di level sampling," jelasnya.

Hamdi menambahkan, jumlah sampel TPS juga terkait dengan alokasi dana yang dimiliki. Semakin banyak jumlah sampel, kata dia, semakin besar pula dana yang dikeluarkan karena berkaitan dengan honor para relawan.

2. Merekrut relawan
Arya mengatakan, merekrut relawan adalah langkah kedua membangun tahapan melakukan quick count, setelah menentukan sampel TPS. Para relawan ini bertugas memantau TPS hingga rekapitulasi suara untuk kemudian mengirimkannya ke pusat data.

Menurut Arya, dalam prosedur standar lembaganya, para relawan direkrut berdasarkan asal kelurahan di mana sampel TPS berada. Alasannya, para relawan bisa lebih mengetahui tantangan geografis dan sosial wilayah TPS.

Selain itu, kata Arya, Poltracking juga membekali para relawan dengan pelatihan mengenai quick count. Selain memberikan logistik, relawan akan mendapat pengetahuan dan keahlian dari tutor di tingkat provinsi.

Poltracking juga menerapkan quality control dua lapis terkait relawan. Pertama, ada spotchecker yang bertugas secara acak untuk mengetes pengetahuan relawan mengenai quick count di TPS. Kedua, keberadaan relawan harus diketahui oleh pihak Kelompok Panitia Penyelenggara Suara (KPPS) setempat.

"Kami punya prosedur setiap relawan, kuesionernya ditandatangani atau dicap oleh KPPS setempat sebagai bukti kalau dia ada di TPS. Kita juga menyimpan nomor telepon KPPS kalau sewaktu-waktu dibutuhkan," terang dia.

Sementara itu, Hamdi mengatakan, komponen terbesar pengeluaran uang dalam proses quick count memang membayar honor para relawan.

Arya juga mengakui, mesin quick count Poltracking menggunakan alokasi dana yang besar. Namun, ia enggan menyebutkan besaran dana yang dikeluarkan, termasuk besaran honor yang dibayar kepada setiap relawan.

3. Simulasi quick count
Setelah mesin quick count terbentuk, langkah selanjutnya adalah menguji coba apakah mesin tersebut telah bekerja dengan baik. Arya mengatakan, Poltracking melakukan simulasi quick count selama seminggu sebelum pemilu presiden.

Simulasi ini bertujuan untuk mengetahui letak kelemahan mesin quick count. Dengan demikian, kata dia, human error dan technical error tidak terjadi pada hari-H.

"Quick count ini kami selenggarakan tidak main-main. Kami ingin memastikan mesin itu bekerja sesuai prosedur dan metode yang ditentukan pusat," ujar Arya.

4. Mengirim rekapitulasi ke pusat data
Hamdi mengatakan, para relawan yang memantau di setiap TPS biasanya akan mengirim hasil rekapitulasi suara dalam formulir C-1 dengan menggunakan layanan pesan singkat atau SMS. Mereka mengirimkan hasil rekapitulasi ke pusat data.

"Setelah masuk ke data center, kemudian ditabulasi," kata dosen di Departemen Psikologi UI itu.

Arya menambahkan, Poltracking juga menggunakan layanan call center yang terdiri dari 50 orang yang berada di tingkat pusat. Penggunaan call center itu, kata dia, bertujuan untuk menjemput data di lapangan yang terlambat masuk.

5. Mengolah data dan menampilkan hasil
Setelah data lapangan masuk ke pusat data, maka data tersebut akan diolah melalui perangkat lunak (software) yang dibuat oleh programer. Hamdi mengatakan, lembaga survei yang relatif lebih mapan biasanya memiliki software yang canggih untuk mengolah data.

Menurut Arya, Poltracking memiliki server pusat yang melakukan rekapitulasi dan pengumpulan data. Proses pengolahan data dilakukan dengan menerapkan ilmu statistik yang secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.

Hamdi mengatakan, data yang berasal dari lapangan akan terus masuk dan puncaknya biasanya terjadi sekitar pukul 14.00 hingga 15.00. Biasanya, kata dia, hasil quick count mulai stabil saat data yang masuk sudah mencapai 80 persen.

"Makanya, meski data belum masuk semua, terkadang lembaga quick count sudah mengumumkan hasilnya kepada masyarakat siapa yang menjadi pemenang pemilu," kata dia.

Sumber: kompas.com

Rabu, 09 Juli 2014

Denny Indrayana: Saya "Nyoblos" Paling Pertama dan Pilih JOKOWI-JK

|0 komentar


Wamenkum dan HAM Denny Indrayana

Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana telah memberikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (9/7/2014) pagi. Ia mengaku antre di urutan pertama dan mencoblos kandidat nomor dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Denny menuturkan, dirinya mencoblos di TPS 02, di daerah Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Ia memilih Jokowi-JK dengan alasan pasangan tersebut lebih baik dari kandidat lainnya.

"Saya sudah nyoblos paling pertama. Kenapa Pak Jokowi? Pertimbangan saya untuk Indonesia anti-korupsi," kata Denny, saat dihubungi, Rabu pagi.

Ia mengungkapkan, di antara banyak kriteria yang ia timbang dari kedua pasangan yang ada, Jokowi-JK unggul dalam hal komitmen pemberantasan korupsi, rekam jejak, dan dianggap lebih mampu memberikan harapan. Tapi untuk soal menang dan kalah, ia tak bersedia menyampaikan prediksinya.

"Saya percayakan masa depan bangsa ke pundak pak Jokowi. Dia yang paling menjanjikan. Soal menang atau kalah, itu nomor sekian," ujarnya.

Sumber: kompas.com

Sabtu, 05 Juli 2014

Hebat... Pelajar Indonesia Paling Diincar Perusahaan Jepang !!

|0 komentar


Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen.

Kantor karir (career office) Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, menempatkan para pelajar Indonesia sebagai pelajar paling diincar perusahaan-perusahaan multinasional Jepang. Kemampuan bahasa Jepang dan Inggris para pelajar Indonesia dinilai sangat baik, sebaik kemampuan studi di bidangnya masing-masing.

Demikian dipaparkan Masako Posselius, Manager Career Office Ritsumeikan APU, di kantornya di Kampus APU, Kamis (19/6/2014). Masako, yang juga menjabat Global Career Development Facilitator (Japan), bahkan menegaskan bahwa lulusan Indonesia banyak dicari karena dianggap sangat kreatif, selain punya passion dan kemampuan bahasa lebih baik dibandingkan pelajar asal Asia Tenggara lainnya.

"Terutama untuk bahasa Jepang. Anak-anak Indonesia banyak dicari untuk mengisi banyak posisi manajer eksekutif. Mereka dinilai kreatif sehingga kerap dipercaya mampu membawa visi dan misi perusahaan," ujar Masako.

Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen. Masako mengatakan, pada 2013 lalu, 73 persen dari total pelajar asal Indonesia di APU pun tercatat paling aktif mencari pekerjaan.

"Jadi, persentase anak Indonesia yang mendapatkan pekerjaan di Jepang itu 65 persen, yang bekerja di Indonesia 17 persen, sedangkan sisanya yang 17,5 persen itu di negara lain atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," kata Masako.

Mesih berdasarkan data Career Office APU, pada 2013 lalu tercatat sebanyak 355 perusahaan Jepang mendatangi APU untuk menggelar rekrutmen tenaga kerja first graduate. Kunjungan dan rekrutmen yang disebut dengan "On Campus Recruiting" itu kerap dijadikan kesempatan bagi para mahasiswa Ritsumeikan APU, khususnya mahasiswa tingkat 3 dan 4, untuk mulai merancang job hunting.

"Karena pada saat itu para mahasiswa hanya mulai fokus pada akhir masa studinya dan serius dengan aktivitas riset mereka untuk menyelesaikan studi. Sejauh ini, para alumni dan perusahaan selalu puas dengan capaian anak-anak Indonesia yang mereka rekrut," kata Masako.


Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu.

Non-akademik

Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu. Berdasarkan data Mei 2014, dengan total 202 mahasiswa tingkat sarjana (S-1) dan 14 mahasiswa pascasarjana (S-2), serta 1 mahasiswa non-gelar, jumlah mahasiswa Indonesia secara berurutan berada di bawah China (572 mahasiswa), Korea (513 mahasiswa), serta Vietnam (336 mahasiswa).

Namun demikian, menurut Dahlan Nariman, Vice Dean of Admission-Associate Professor Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), secara kualitas anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan para mahasiswa asal ketiga negara di atasnya. Selama 5 tahun terakhir, lanjut dia, kemampuan akademik dan non-akademik anak-anak Indonesia justeru dianggap lebih baik.

"Untuk akademik rata-rata GPA atau IPK anak Indonesia itu 3,00. Sementara yang dianggap paling menonjol dari anak-anak Indonesia itu khususnya dari sisi non-akademik. Para mahasiswa Indonesia dinilai paling kreatif untuk urusan non-akademik dan selalu unggul dibanding anak lain," ujar Dahlan. 

Dahlan mengatakan, berdasarkan survei Carrier Office Ritsumeikan APU pada 2013 lalu spesifikasi kebutuhan sumber daya manusia yang diinginkan perusahaan-perusahaan internasional Jepang tidak hanya menitik beratkan pada kemampuan teknis (skil) dan potensi akademik. Lebih dari itu, beberapa variabel non-teknis (non-skil) sangat mereka butuhkan dari para sarjana lulusan perguruan tinggi.

"Kepemimpinan, kemampuan menemukan masalah, kemampuan mengeksekusi rencana, memberi inspirasi orang di sekitarnya, suka belajar dan memperbaiki diri, serta punya semangat kerjasama yang tinggi. Kriteria itulah yang utama," kata Dahlan.

Sumber: kompas.com